Tausiyah Safari Tarawih, Penyuluh KUA Wates Ingatkan Pentingnya Spiritualitas Keluarga

Kulon Progo (KUA Wates) — Safari Tarawih Tingkat Kapanewon Wates dilaksanakan perdana pada Selasa (24/2/2026)malam di Masjid Al-Huda Seworan, Kalurahan Triharjo, Wates. Kegiatan ini dihadiri Panewu Wates beserta jajaran Pemerintah Kapanewon, Forkompimkap, Kantor Urusan Agama (KUA) Wates, OPD terkait, serta perwakilan ormas keagamaan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan shalat Isya’ dan Tarawih berjamaah. Meski hujan mengguyur wilayah Wates pada malam tersebut, jamaah tetap memadati masjid dengan penuh khidmat dan ketenangan,

Momentum Safari Tarawih kali ini semakin bermakna dengan tausiyah yang disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Wates, Ahmad Muflikhul Muna, Lc. Dalam kultumnya, ia menegaskan bahwa Ramadan bukan sekadar ibadah ritual, melainkan momentum strategis untuk membangun dan menguatkan spiritualitas keluarga.

Menurutnya, keluarga adalah madrasah pertama dan utama. Ramadan menghadirkan ruang pembinaan yang sangat efektif, mulai dari pembiasaan shalat berjamaah, tadarus Al-Qur’an, hingga pendidikan akhlak melalui keteladanan orang tua,Ia mengajak para orang tua untuk menjadikan rumah sebagai pusat ibadah dan pembinaan karakter selama Ramadan.

“Ramadan adalah kesempatan emas membangun keluarga yang kokoh secara iman dan akhlak. Jika keluarga kuat, maka masyarakat pun akan kuat,” ungkapnya di hadapan jamaah.

Ia juga menekankan pentingnya menanamkan nilai kepedulian sosial kepada anak-anak sejak dini melalui praktik zakat, infak, dan sedekah, sehingga Ramadan tidak hanya berdimensi spiritual, tetapi juga sosial. Diakhir tausiyahnya ia juga memberikan informasi informasi terkait persyaratan nikah baik secara administrasi dan keabsahan secara agama.

Kegiatan Safari Tarawih kemudian dilanjutkan dengan pentasyarufan zakat oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kulon Progo kepada para mustahiq di wilayah Kapanewon Wates.

Ditemui diakhir acara, Kepala KUA Wates Marjuki, S.H.I., M.S.I., meyampaikan pesan bahwa melalui Safari Tarawih ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat, serta tumbuh kesadaran bersama untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum peningkatan kualitas iman, keluarga, dan kepedulian sosial.(rar/dpj)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *