Wujudkan Generasi Qur’ani, Guru dan Siswa di Wates Ikuti Pelatihan Metode Tsaqifa

Kulon Progo (KKG PAI) – Kelompok Kerja Guru (KKG) PAI Kapanewon Wates, Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S), bekerja sama dengan Tim Tsaqifa, menggelar pelatihan intensif. Yakni untuk Penerapan Metode Tsaqifa. Kegiatan ini dilaksanakan di SDN Percobaan 4, Wates pada Senin (2/2/2026).

Kegiatan ini merupakan langkah konkret untuk mendukung visi Gerakan Kulon Progo Mengaji (GKM) dalam memberantas buta aksara Alqur’an di wilayah tersebut. Acara ini dihadiri oleh Pengawas KanKemenag Kulon Progo Drs. Tukidi, M.S.I., Pengawas SD Kapanewon Wates, Teguh Purwantari, S.Pd., M.Pd., serta Ketua K3S SD Kapanewon Wates, Teguh Santoso, S.Pd., M.Pd. Hadir sebagai narasumber, Dra. Tri Hidayati, M.Pd. dan Titik Haryani, S.Pd., M.Pd. Acara diikuti oleh 38 Guru PAI dan 40 siswa perwakilan sekolah dasar se-Kapanewon Wates.

Pengawas Kankemenag Kulon Progo, Drs. Tukidi, M.S.I. menjelaskan bahwa pemilihan Metode Tsaqifa didasarkan pada keunggulannya dalam membantu siswa membaca Alqur’an secara langsung dan mandiri. “Metode Tsaqifa ini sangat efektif diterapkan bagi siswa berusia di atas 10 tahun yang sudah memiliki bekal dasar. Namun untuk anak di bawah usia tersebut kita tetap mengombinasikannya dengan metode ejaan seperti Iqro’,” jelas Tukidi.

Tukidi menekankan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari Perda Nomor 17 Tahun 2015 dan Perbup Nomor 65. Masih adanya siswa tingkat SMP yang belum tuntas membaca Alqur’an. Seringkali menjadi dampak dari capaian di tingkat SD yang belum optimal. “Melalui kolaborasi antara KKG PAI, K3S, dan Tim Tsaqifa kita melakukan penguatan di dua lini. Yakni pengimbasan metode kepada guru agar lebih efektif mengajar, serta memastikan penuntasan target di jenjang SD. Dengan sinergi ini kita optimis visi Kulon Progo bebas buta huruf Alqur’an dapat tercapai,” imbuh Tukidi.

Senada dengan hal tersebut Ketua KKG PAI Wates, Suryono mengungkapkan rasa syukurnya atas antusiasme peserta. Ia mengamati suasana pembelajaran pada hari pertama terasa sangat hidup, interaktif, dan penuh semangat kebersamaan. “Semoga kegiatan ini tidak hanya menjadi pelatihan teknis. Tetapi juga menjadi wadah refleksi bagi para pendidik untuk saling berbagi praktik baik dan meningkatkan kualitas pembelajaran Alqur’an secara berkelanjutan di Kapanewon Wates,” harap Suryono.

Penyelenggaraan pelatihan ini kembali menegaskan komitmen kuat jajaran pendidikan di Kapanewon Wates dalam mencetak generasi Qur’ani yang unggul dan berakhlak mulia di tengah tantangan zaman. (yon/abi).

#KementerianSemuaAgama

#MakinDigitalMenjangkauUmat

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *