Bersamai Bupati Kulon Progo, KUA Sentolo Halal bil Halal di Ponpes Darut Tuqo

Kulon Progo (KUA Sentolo) – Bersamai Bupati Kulon Progo dan segenap Forkompimda, KUA Sentolo ikuti kegiatan halal bil halal di Pondok Pesantren Muhammadiyah Darut Tuqo, Tuksono, Sentolo pada Kamis, (26/03/2026). Segenap pejabat dari Forkompimkap dan Forkompimda hadir dalam moment halal bi halal tersebut, Bupati Kulon Progo, Kapolres, Dandim, Kakemenag, Kepala Satpol PP, Kepala Baznas, Ketua DPRD, Panewu, Kepala KUA, Kapolsek, Danramil, Lurah Tuksono, pimpinan ormas serta tokoh masyarakat sekitar.
Kepala KUA Sentolo, Wildan Isa Anshory mengatakan bahwa KUA Sentolo akan senantiasa hadir untuk membersamai kegiatan pemerintah daerah, apalagi ini juga bersinggungan dengan wilayah dan ketugasan KUA, yaitu pondok pesantren. “kita akan selalu membersamai program Kemenag maupun Pemda Kulon Progo, terlebih yang bersinggungan dengan ketugasan KUA, yaitu Pondok pesantren. Kebetulan juga salah satu pengasuh dari Ponpes Darut Tuqo ini juta penyuluh di KUA Sentolo. Jadi hajat dari salah satu keuarga besar KUA Sentolo akan kita bantu dan support bersama” ungkap Wildan.
Sementara itu Lurah Tuksono, Zaenuri dalam sambutan mewakili pengasuh dan pemerintah Kalurahan Tuksono mengucapkan selamat datang kepada Bapak Bupati dan rombongan. “Terimakasih atas karawuhan Bapak Bupati beserta rombongan di Pesantren Darut Tuqo ini. Mohon maaf atas hal-hal yang kurang berkenan” tutur Zaenuri.

Selain itu Zaenuri juga menyampaikan perkembangan pembangunan di Tuksono, baik fisik maupun spiritual, salah satunya perkembangan pondok pesantren yang ada di wilayah Tuksono. Kehadiran pondok pesantren diwilayah Tuksono semakin bertumbuh pesat dan memberikan kontribusi yang besar bagi masyarakat, salah satunya pembentukan karakter.
Bupati Kulon Progo, Agung Setiawan dalam sambutannya mengapresiasi atas berdirinya Pondok Pesantren Darut Tuqo. “Kami berharap pondok pesantren bisa mencetak generasi berakhlaqul karimah, cerdas serta dibekali jiwa kemandirian. Berbagai persoalan yang ada di masyarakat, termasuk pondok pesantren bisa dikomunikasikan dengan baik dengan pemerintah” tandasnya. Acara halal bi halal tersebut ditutup dengan doa oleh mudir Ponpes Muhammadiyah Darut Tuqo, Ust. Ginanjar Nur. Setelah itu dilanjutkan dengan ramah tamah dan foto bersama antara rombongan dan para santri. (skd/dpj)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!