Cegah Pernikahan Dini, KUA Panjatan Lakukan Edukasi BRUS di SMK N 2 Pengasih

Kulon Progo (KUA Panjatan) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Panjatan terus berkomitmen membekali generasi muda dengan pemahaman keluarga yang matang. Hal ini diwujudkan melalui pelaksanaan program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) yang digelar di Aula SMK N 2 Pengasih, Kapanewon Pengasih, pada Senin dan Selasa (9-10/2026) pagi.
Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh para siswa-siswi sekolah setempat. Program ini merupakan langkah preventif untuk memberikan wawasan mengenai pentingnya kesiapan fisik, mental, dan ekonomi sebelum melangkah ke jenjang pernikahan.
Hadir sebagai pemateri utama, Penyuluh Agama Islam KUA Panjatan, Nofianti, S.Pd.Si., M.Pd., memberikan paparan komprehensif mengenai risiko pernikahan dini dan cara membangun karakter remaja yang berencana.
Kehadiran tim KUA disambut hangat oleh Kepala SMK N 2 Pengasih, Umarno, S.Pd., M.T. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa edukasi ini sangat krusial bagi siswa di tingkat menengah atas agar mereka tidak terburu-buru mengambil keputusan besar tanpa pertimbangan yang matang.
Kepala KUA Kapanewon Panjatan, H. Basid Rustami, S.Ag., memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini. Beliau menekankan bahwa edukasi remaja adalah investasi jangka panjang untuk menciptakan ketahanan keluarga di masa depan.

“Kami sangat mengapresiasi kerja sama dengan pihak sekolah. Remaja perlu memahami bahwa pernikahan bukan sekadar ikatan formal, tapi membutuhkan kematangan di segala aspek agar terhindar dari problematika keluarga di kemudian hari,” ujar Basid Rustami.
Kegiatan BRUS ini merupakan implementasi nyata dari program prioritas Kementerian Agama Republik Indonesia dalam upaya, menekan Angka Pernikahan Dini sesuai dengan kampanye pendewasaan usia perkawinan. Ketahanan Keluarga, mempersiapkan generasi “Z” dan Alpha agar menjadi SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045. Pencegahan Stunting, edukasi pra-nikah sejak usia sekolah berperan penting dalam memutus rantai stunting dari hulu dengan memastikan calon orang tua memiliki kesiapan kesehatan yang optimal.
Dengan adanya bimbingan ini, diharapkan para siswa SMK N 2 Pengasih dapat lebih fokus pada pendidikan dan pengembangan diri, serta memiliki kontrol diri yang lebih baik dalam pergaulan sehari-hari. (win/dpj )



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!