KUA Bina Remaja Sekolah di SMAN 1 Lendah, Bekali Siswa Terampil Menajemen Diri

Kulon Progo (KUA Lendah) – Dalam rangka memperkuat pemahaman agama bagi remaja, Kantor Urusan Agama (KUA) Lendah menyelenggarakan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di SMAN 1 Lendah di Jatirejo, Lendah, Kulon Progo pada Kamis (05/03/2026) pagi bertema “Terampil Menejemen Diri dan Potensi Diri”. Suasana penuh antusias memenuhi aula yang diikuti oleh siswa kelas XI yang berjumlah 200 siswa.
Isnaini Mar’ah Azizah, S.Fil.I., M.S.I, Penyuluh Agama, selaku pemateri menyampaikan pentingnya penguatan nilai diri, menejemen potensi diri. “Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi mental seseorang : fakor internal, ekonomi, pengalaman hidup, lingkungan, pendidikan & pengetahuan sehingga kita perlu memenejemen diri agar tidak terpengaruh pada hal-hal negatif.” Paparnya.
“Remaja hendaknya mampu memanfaatkan ramadhan dengan kegiatan positif, membagi waktu secara bijak, kita penuhi waktu untuk aktivitas produktif sampai kita lupa beraktivitas yang tidak bermanfaat.” Ungkap Azizah.
“Pada kesempatan ini, kalian harus mengenali diri secara mendalam, menulis hobi, sifat, kelebihann & kekurangan, serta cita cita yang kita miliki. Dengan kelebihan yang kita miliki hendaknya bisa dipupuk, ditonjolkan. Sedangkan kekurangan yang ada pada diri, kita minimalisir. Selain itu, kita harus berani berkomitmen untuk menggapai cita-cita yang kita impikan, agar kelak menjadi orang yang berhasil” pungkasnya.

Pihak sekolah menyambut baik dan mengapresiasi kehadiran KUA Lendah bersinergi lintas sektoral, senantiasa terjalin dalam rangka mengoptimalkan penguatan nilai diri di lingkungan sekolah. Kegiatan ini dilakukan dengan ceramah klasikal, game, dan sharing bersama. Hal ini mendapat tanggapan antusias dari siswa yang hadir dan di harapkan dapat menumbuhkan karakter pelajar.
Ditemui di ruang kerjanya, Kepala KUA Lendah, Zamroni, S.Ag., M.S.I turut mengapresiasi sinergi KUA dengan pihak SMAN 1 Lendah agar terbentuk karakter pribadi, mental dan spiritual bagi pelajar. ‘Kedepannya KUA perlu melebarkan sayap untuk berkolaborasi dengan beberapa pihak seperti: organisasi pelajar, pesantren, wali murid, maupun pihak lain sehingga program BRUS dapat berjalan optimal, ” pungkasnya. (gus/alf/dpj).



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!