KUA Panjatan Perkuat Sinergi “Masjid Ramah Pemudik” di Masjid Al-Ikhlas Pleret dan Tiga Masjid Strategis Lainnya

Kulon Progo (KUA Panjatan) – Menjelang musim mudik Lebaran 2026, Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Panjatan secara masif menggulirkan program Masjid Ramah Pemudik. Langkah ini diawali dengan kegiatan silaturahmi intensif yang dilaksanakan di Masjid Al-Ikhlas, Dusun Pleret, Kapanewon Panjatan, pada Selasa (16/03/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 11.00 WIB hingga selesai ini dihadiri langsung oleh Kepala KUA Panjatan, H. Basid Rustami, S.Ag. Turut mendampingi jajaran Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Panjatan, yakni Kartiwin, Nofianti, Fajar Munggih N, serta mahasiswa praktikan dari UIN Sunan Kalijaga, Huda.

Selain Masjid Al-Ikhlas Pleret, KUA Panjatan juga menetapkan dan mengimbau tiga masjid strategis lainnya untuk bersiap menjadi titik singgah yang nyaman bagi para musafir. Ketiga masjid tersebut adalah Masjid Nurul Ummah, Masjid Syukur, Masjid Al-Fajar

Keempat masjid ini diharapkan dapat bersinergi dalam memberikan layanan prima, mulai dari kebersihan sarana tempat wudu dan toilet, ketersediaan air minum, hingga ruang istirahat yang memadai bagi warga yang sedang dalam perjalanan mudik.

Kepala KUA Panjatan, H. Basid Rustami, S.Ag., memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pengurus masjid atas kesiapan mereka.

“Kami sangat mengapresiasi semangat takmir dalam menyambut program ini. Masjid Ramah Pemudik bukan sekadar slogan, tapi aksi nyata memberikan pelayanan terbaik bagi umat. Kita ingin pemudik yang singgah di wilayah Panjatan merasa disambut dengan hangat dan mendapatkan fasilitas yang bersih serta nyaman,” tutur Basid.

Kehadiran tim KUA disambut langsung oleh Ketua Takmir Masjid Al-Ikhlas, Sudiyanto. Beliau menyatakan dukungannya terhadap program ini demi kenyamanan jamaah maupun pendatang.

“Kami berterima kasih atas arahan dari KUA Panjatan. Bersama masjid-masjid lain seperti Nurul Ummah, Syukur, dan Al-Fajar, kami berkomitmen untuk meningkatkan layanan bagi para pemudik agar mereka bisa beribadah dan beristirahat dengan tenang di sela perjalanan jauh mereka,” ungkap Sudiyanto.

Giat silaturahmi dan himbauan Masjid Ramah Pemudik ini merupakan implementasi dari program unggulan Kementerian Agama RI, yaitu Revitalisasi KUA dan Program Masjid Ramah. Program ini bertujuan mentransformasi masjid agar memiliki fungsi sosial yang kuat, inklusif, dan mampu memberikan pelayanan publik yang religius serta humanis.

Dengan adanya sinergi antara KUA dan takmir masjid di wilayah Panjatan, diharapkan citra masjid sebagai pusat pelayanan umat dapat dirasakan langsung dampaknya oleh masyarakat luas, khususnya para perantau yang melintasi wilayah Kulon Progo. (win/dpj )

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *