Menebar Hikmah di Masjid Al-Ikhlas: Penyuluh KUA Nanggulan Bedah Nasihat Imam Al-Ghazali

Kulon Progo (KUA Nanggulan) – Suasana hangat penuh keberkahan menyelimuti Masjid Al-Ikhlas, Dampaan, Wijimulyo pada Minggu (08/03/2026) malam. Di tengah momentum buka puasa bersama, Penyuluh Agama Islam Moh Natsir Nurdin, S.Ag., menyampaikan tausiyah Ramadan yang menggugah spiritualitas jamaah.
Dalam ceramahnya, Natsir Nurdin mengupas sari pati pemikiran tokoh besar Islam melalui 4 Nasihat Penting Imam Al-Ghazali untuk merenungi hakikat kehidupan:
- Yang Paling Dekat adalah Kematian: Pengingat bahwa ajal bisa datang kapan saja tanpa mengenal usia.
- Yang Paling Jauh adalah Masa Lalu: Sejauh apa pun kita berlari, waktu yang telah lewat takkan pernah bisa diputar kembali.
- Yang Paling Tajam adalah Lidah: Senjata yang jika tak dijaga dapat melukai hati lebih dalam dari pedang.
- Yang Paling Berat adalah Amanah: Tanggung jawab besar yang harus dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT.
“Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan momentum mempererat ukhuwah dan menguatkan iman di tengah kesibukan aktivitas harian,” ujar Natsir Nurdin di hadapan jamaah.
Kepala KUA Nanggulan Jemino SHI.MH memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi para penyuluh yang aktif bergerak ke lapisan masyarakat. Dakwah ini diharapkan mampu menebarkan hikmah Ramadan sehingga semangat bulan suci benar-benar membawa transformasi positif bagi seluruh warga. (col/dpj)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!