Pesantren Ramadan, Pengawas PAI: Kemas Kegiatan Menarik

Kulon Progo (Pokjawas) – Pesantren Ramadan penting bagi siswa Sekolah Dasar (SD). Namun demikian, kegiatan Pesantren Ramadan hendaklah dikemas dengan menarik. Pengawas PAI Kankemenag Kulon Progo, Anjar Purwantari, S.Ag. M.S.I. menyampaikan hal itu saat menghadiri agenda Pesantren Ramadan yang berlangusng di SDN Depok, Panjatan pada Jum’at (6/3/2026).
“Kegiatan Pesantren Ramadan sangatlah penting bagi siswa sekolah dasar. Hendaknya kegiatan Pesantren Ramadan dikemas menjadi kegiatan yang menarik. Sehingga dapat sebagai sarana efektif melatih akhlakul karimah siswa. Khususnya melatih kesabaran, sehingga keimanannya dapat meningkat,” ujarnya.

“Ramadan bulan penuh berkah ini merupakan bulan pendidikan bagi jiwa-jiwa kita. Melalui kegiatan Pesantren Ramadan yang dikemas secara apik, berharap dapat meningkatkan keimanan, memperdalam pemahaman agama, serta membentuk karakter yang lebih baik. Yakni sabar, disiplin, dan lebih bertanggung jawab. Selain itu untuk melatih diri dalam membaca dan memahami Al-Qur’an, memperbaiki akhlak, membiasakan ibadah, menumbuhkan rasa kebersamaan, sabar menghadapi godaan, dan kepedulian terhadap sesama,” terang Anjar.
Sementara Kepala SDN Depok, Agnes Kristini, S.Pd.Jas. M.Pd. menerangkan bahwa Pesantren Ramadan di sekolahnya diisi dengan berbagai kegiatan. “Pesantren Ramadan diikuti seluruh siswa. Kegiatannya setiap pagi tadarus, tahfidz, salat duha, serta tambahan ilmu pengetahuan agama. Sebagai acara puncaknya diadakan lomba mewarnai untuk kelas 1 dan 2. Mewarnai dan melengkapi gambar bagi kelas 3 dan 4. Serta kreasi kaligrafi untuk kelas 5 dan 6. Sedangkan untuk meningkatkan akhlak siswa terutama dalam melatih kesabaran dalam menghadapi godaan-godaan yang ada disampaikan melalui dongeng,’’ ungkap Agnes.

Noviyanti Siwi Handayani sebagai pendongeng menyampaikan materi sangatlah apik, dan meriah. Sehingga siswa tidak bosan dan dapat menerima dengan senang. Siwi menyampaikan bahwa puasa itu melatih dalam segala hal. Di antaranya melatih kesabaran. Terutama kesabaran dalam menahan hawa nafsu dan godaan dari setan. Kak Siwi juga memberikan permainan-permainan, sehingga apa yang disampaikan semakin menarik.
Ketua Komite, H. Kasidi mengapresiasi diselenggarakannya Pesantren Ramadan. Ia berharap Ramadan tahun ini diharapkan lebih meningkatkan Imtak. Yakni meningkatkan keimanan, ketakwaan, dan akhlaqul karimah. Hal senada juga disampaikan Lurah Depok, Agus Wahyudi. (nha/abi).
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!