Safari Putaran Kedua, KUA Kokap Ingatkan Pentingnya Keselamatan Hidup

Kulon progo (KUA Kokap) – Safari tarawih putaran kedua di Kapanewon Kokap berlangsung Jumat (27/2/2026) malam, berlangsung di masjid Nurul Huda Padukuhan Bibis Hargowilis Kokap.

Hadir dalam kesempatan tersebut Panewu Kapanewon Kokap beserta jajarannya, Kepala KUA, unsur forkompinkap, Lurah Hargowilis beserta para pamong dan lembaga desa, dan masyarakat di sekitar masjid Nurul Huda.

Dalam kesempatan tersebut panewu Kokap mengingatkan warga masyarakat mewaspadai bencana longsor yang sedang terjadi di wilayah kokap di beberapa titik baik di Hargotirto Kalirejo dan lainnya.Masyarakat perlu menjaga keselamatan diri dan keluarga dengan memperhatikan kondisi lingkungan sekitarnya, harus ada upaya berjaga jaga dan kesiapan penyelamatan diri dari bahaya.

Kegiatan safari juga dilakukan penyerahan bantuan yang diterimakan kepada takmir masjid maupun para dhu’afa yang berasal dari BAZNAS Kab Kulon progo maupun bantuan cairan pembersih lantai masjid dari Dewan Masjid Indonesia (DMI).

Selanjutnya dalam Tausiyahnya Penyuluh KUA Kokap, Agus Ahmad Muharom al Husaini, S.Sy mengingatkan pentingnya kesadaran diri untuk keselamatan bagi diri dan keluarga dari api neraka, karena segala upaya kebaikan dan ibadah yang kita lakukan di bulan romadhan adalah untuk menghapus dosa-dosa kita. “Manusia di beri kesempatan untuk bertaubat dan menutup dosa maupun kesalahan masa lalu dengan melakukan perbaikan dan kebaikan kebaikan baru,” ujarnya.

“Manusia akan masuk surga setelah dibersihkan dahulu dosa-dosanya, maka di dunia ini kesempatan terbaik untuk melakukan amal ibadah, amal kebajikan sebanyak sebanyaknya.Manusia dibanding Iblis ternyata lebih unggul iblis, manusia tidak ada apa-apanya, baik dari ibadahnya maupun ilmunya namun karena kesombongan iblis yang tidak mau menghormati nabi Adam AS, dengan menyebut dirinya lebih mulia dari nabi Adam dengan sebab kejadiannya dari Api adapun nabi Adam dari tanah,” lanjutnya.

Hal tersebut mengakibatkannya di usir dari surga.Bahkan Iblispun setelah diusir dari surga masih berhasil menjerumuskan Adam dan Hawa hingga memakan buah khuldi dan bernasib sama di usir dari Surga.

“Nabi Adam dan Hawa kemudian bertaubat kepada Alloh SWT, maka upaya yang dilakukan adalah beriman dan beramal sholih agar selamat dari neraka dan kembali ke surga bersama seluruh keturunannya yaitu umat manusia,” pungkasnya.

Kepala KUA Kokap M.Sururudin memberikan apresiasi dengan kegiatan tersebut. “Bahwa Safari tarawih merupakan sarana silaturahmi, ajang menjaring aspirasi pada masyarakat di wilayahnya,” harapnya  (msu/dpj)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *