Safari Ramadhan 1447 H: KUA Pengasih Perkuat Ketahanan Keluarga Melalui Spiritualitas “Joyful Ramadhan”

Kulon Progo (KUA Pengasih) – Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kapanewon (Forkompimkap) Pengasih menggelar kegiatan Safari Ramadhan 1447 H tingkat Kapanewon di Masjid Nur Amin, Secang, Sendangsari, pada Senin (09/03/2026). Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam menyukseskan program unggulan “The Most KUA” melalui gerakan Joyful Ramadhan 1447 H.

Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh tokoh masyarakat, perangkat kalurahan, serta jamaah setempat. Suasana Ramadhan yang penuh kegembiraan tampak menyatu dengan semangat sinergi antarinstansi di Kapanewon Pengasih.

Dalam kesempatan tersebut, Mukhyidin, S.Kom, Penyuluh KUA Pengasih, menyampaikan tausiyah mendalam mengenai hakikat ibadah puasa berdasarkan Hadits Nabi Muhammad SAW: “Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharapkan pahala (ihtisaban), maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari & Muslim)

Mukhyidin menjelaskan bahwa makna îmânan adalah meyakini kewajiban puasa, sementara ihtisaban adalah bentuk penyerahan diri secara total kepada Allah. “Meminta imbalan atau ‘pamrih’ kepada Allah adalah bentuk pengakuan atas kelemahan kita sebagai hamba. Berbeda dengan pamrih sesama manusia yang sering dianggap tidak tulus, berharap hanya kepada Allah adalah puncak keimanan. Manusia, sekaya atau setegar apa pun, pasti memiliki beban hidupnya sendiri. Maka, menggantungkan harapan kepada sesama hanya akan menambah beban, namun menggantungkan harapan kepada Allah adalah solusi,” paparnya.

Lebih lanjut, materi tausiyah juga dikaitkan dengan program Pusaka Sakinah (Pusat Layanan Keluarga Sakinah). Mukhyidin menekankan bahwa ketahanan keluarga bermula dari spiritualitas yang kuat di dalam rumah tangga. “Keluarga yang tangguh adalah keluarga yang menjadikan Ramadhan sebagai momentum untuk memperbaiki komunikasi dengan Tuhan dan sesama anggota keluarga. Jika setiap anggota keluarga memiliki iman yang kokoh dan kerelaan berkorban (sebagaimana filosofi puasa), maka ketahanan keluarga akan terbentuk dengan sendirinya,” tambahnya.

Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga H, S.H.I, M.S.I, juag menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari wajah baru layanan KUA yang lebih dekat dan membahagiakan masyarakat. “Melalui semangat Joyful Ramadhan dalam program The Most KUA, kami ingin memastikan bahwa kehadiran KUA tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga hadir dalam penguatan mental-spiritual warga. Safari Ramadhan di Masjid Nur Amin ini adalah wujud nyata sinergi kami dengan Forkompimkap untuk terus mengawal ketahanan keluarga (Pusaka Sakinah) di wilayah Pengasih agar tetap harmonis dan religius,” ujar Rangga.

Kegiatan Safari Ramadhan ini diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan kesejahteraan warga Kapanewon Pengasih, dilanjutkan dengan ramah tamah yang mempererat tali persaudaraan.(lua/dpj)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *