Siswa MI Muhammadiyah Nglinggo Tunaikan Zakat Fitrah

Kulon Progo (Mimugo) — MI Muhammadiyah Nglinggo melaksanakan kegiatan pengumpulan dan penyaluran zakat fitrah, Rabu (11/3/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh para siswa sebagai bagian dari pembelajaran praktik ibadah di bulan Ramadan. Kegiatan ini juga menjadi sarana menanamkan nilai kepedulian sosial kepada peserta didik sejak dini.

Sebelum pelaksanaan para siswa terlebih dahulu mendapatkan pembelajaran tentang zakat fitrah dari wali kelas masing-masing. Dalam pembelajaran tersebut siswa dikenalkan tentang pengertian zakat fitrah, hukum, tujuan, serta golongan yang berhak menerimanya. Setelah mendapatkan pemahaman tersebut siswa kemudian mempraktikkan secara langsung pelaksanaan zakat fitrah melalui madrasah dengan bimbingan wali kelas.

Sebanyak 86 siswa MI Muhammadiyah Nglinggo menunaikan zakat fitrah dengan besaran Rp 40.000,- per siswa. Sehingga total dana zakat yang terkumpul mencapai Rp 3.440.000,-.

Kepala MI Muhammadiyah Nglinggo, Budiyanto, S.Pd.I. menyampaikan bahwa zakat yang terkumpul disalurkan dalam dua bentuk agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat secara lebih luas. “Sebagian zakat kami belikan beras untuk ditasyarufkan kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah sekitar madrasah. Sebagian lainnya disalurkan melalui LAZISMU Kulon Progo,” jelasnya.

Dari total dana yang terkumpul sekitar 62,7% atau Rp 2.160.000,- digunakan untuk membeli beras yang kemudian ditasyarufkan kepada para mustahik di wilayah kerja MI Muhammadiyah Nglinggo. Sementara 37,3% atau Rp 1.280.000,- disalurkan melalui LAZISMU Kulon Progo.

Budiyanto menambahkan bahwa kerja sama dengan LAZISMU diharapkan dapat memperluas jangkauan penyaluran zakat. Sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak penerima.

“Dengan menggandeng LAZISMU Kulon Progo, insya Allah penasyarufan zakat dari anak-anak MI Muhammadiyah Nglinggo dapat menjangkau penerima yang lebih luas dan lebih tepat sasaran,” ujarnya.

Sementara itu Wali Kelas V MI Muhammadiyah Nglinggo, Sigit Setiyawan, S.Pd. menyampaikan bahwa para siswa terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memberikan pengalaman langsung bagi siswa dalam memahami makna berbagi di bulan Ramadan.

“Alhamdulillah siswa sangat antusias mengikuti kegiatan zakat fitrah ini. Selain belajar teori di kelas mereka juga bisa langsung mempraktikkannya. Sehingga lebih memahami makna berbagi dan kepedulian terhadap sesama,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini madrasah berharap para siswa tidak hanya memahami kewajiban zakat secara teori. Tetapi juga mampu mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud kepedulian terhadap sesama.

Pihak madrasah juga berharap zakat yang telah ditunaikan menjadi amal ibadah yang diterima oleh Allah SWT. Selain itu juga membawa keberkahan bagi para muzakki dan para penerima zakat. (bud/abi).

#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *