Subuh Penuh Ilmu Program Sandimas, Siswa MTsN 5 Kulon Progo Tampil Kultum

Kulon Progo (MTsN5KP) —Setelah melaksanakan ibadah salat Subuh berjamaah, suasana masjid kembali dipenuhi kekhusyukan. Dalam rangkaian kegiatan Program Santri Mengabdi di Masyarakat (Sandimas) salah satu siswa, Aditya Dwi Permana tampil menyampaikan kultum dengan tema Hal-Hal yang Membatalkan Salat.
Dengan penuh percaya diri ia berdiri di depan jamaah membacakan materi yang telah dipersiapkan. Dalam penyampaiannya dijelaskan bahwa salat dapat batal apabila seseorang berbicara dengan sengaja di luar bacaan, bergerak berlebihan, makan dan minum, tertawa terbahak-bahak, serta hilang wudhu. Materi ini disampaikan secara sederhana namun jelas. Sehingga mudah dipahami oleh para jamaah yang hadir.
Kultum tersebut menjadi pengingat penting bagi seluruh siswa agar lebih berhati-hati dan khusyuk dalam menjalankan ibadah. Program Sandimas sendiri bertujuan melatih keberanian siswa dalam berdakwah sekaligus menanamkan pemahaman agama yang kuat sejak dini.
Guru Pembina, Ali Mustofa Fathul Haq, S.Pd.I. menyampaikan apresiasi atas kultum yang telah diberikan. Ia mengatakan bahwa materi tentang hal-hal yang membatalkan salat sangat penting. karena salat adalah tiang agama.
“Kultum ini sangat baik dan tepat disampaikan setelah salat Subuh. Hal ini agar para siswa tidak hanya melaksanakan salat, tetapi juga memahami aturan dan menjaga kesempurnaannya. Program Sandimas menjadi wadah yang luar biasa untuk melatih mental, menambah wawasan keagamaan, serta membentuk karakter religius pada siswa,” ujarnya.
Ia juga berharap kegiatan ini terus istikamah dilaksanakan agar semakin banyak siswa yang berani tampil dan mampu menyampaikan dakwah dengan baik. Dengan adanya kultum Subuh dalam Program Sandimas diharapkan para siswa tidak hanya menjadi generasi yang cerdas secara akademik. Tetapi juga kuat dalam iman dan akhlak. (ken/abi).
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!