The Most KUA Lendah, Ajak Remaja Kendalikan Emosional Dan Matangkan Spiritual

Kulon Progo (KUA Lendah) – Dalam rangka mengoptimalkan The Most KUA Lendah adakan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di SMK Muhammadiyah 1 Kutan, Jatirejo, Lendah, Kulon Progo pada Rabu (11/03/2026) siang bertema “Urgensi Kematangan Emosional dan Spiritual bagi Remaja”. Suasana antusias memenuhi aula sekolah dengan peserta siswa kelas XII 70 siswa.

Kegiatan yang di isi Penyuluh Agama Mujahidin, S.Pd.I Fasilitator, Agus Prasmono, S.Ag Co Fasilitator, Alfaenawan, S.H Moderator, dan Setyawanto Dokumentator.

Mujahidin menyampaikan pengendalian emosional, pendalaman spiritual serta konsekuensinya bagi remaja, “Remaja harus menjadi pribadi yang tangguh, memiliki fisik yang kuat, kemampuan dalam mengelola emosi, serta kematangan spiritual-keagamaan.” paparnya.

” Banyak remaja yang kurang greget, semangat hidupnya kurang, jika di biarkan akan sangat mempengaruhi masa depan remaja. Apabila generasi penerusnya lemah, masyarakatnya tidak berkembang maka tidak dapat menjadi pelopor bangsa.” ungkapnya.

“Mari tingkatkan kualitas diri, olah raga minimal 1 minggu sekali, giat belajar, mengaji secara tekun, jangan takut menghadapi ujian hidup, karena keberhasilan itu bukan milik orang pintar tapi milik yang bersungguh-sungguh.” imbuhnya.

“Kegiatan ini adalah bentuk pembinaan kepada remaja di lingkungan sekolah dengan tujuan memberikan pemahaman, pembekalan sejak dini agar para remaja memiliki kesiapan yang baik di masa depan, ” pungkasnya.

Kegiatan ini dilakukan dengan ceramah dan fun game bersama Agus Prasmono, serta sharing. Melalui program The Most KUA Lendah ini diharapkan dapat menumbuhkan karakter pelajar yang penuh dedikasi dan berkarakter.

Ditemui di ruang kerjanya, Kepala KUA Lendah, Zamroni, S.Ag., M.S.I turut mengapresiasi sinergi KUA Lendah dengan pihak SMK Muhammadiyah 1. Pembentukan karakter pribadi, membekali mental, serta spiritual remaja. “Kedepannya KUA perlu melebarkan sayap untuk berkolaborasi dengan beberapa pihak seperti: organisasi pelajar, pesantren, wali murid, maupun pihak lain sehingga program Brus dapat berjalan optimal.” ungkapnya (gus/alf/dpj).

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *