Cahaya dari Jepara

Tsurayya Nibras
Siswa MTs Darul Ulum Muhammadiyah Galur
Di balik pingitan tembok yang sunyi,
Engkau menatap dunia dengan mimpi,
Bukan tentang emas atau tahta diri,
Tapi tentang hak yang lama tersembunyi.
Pena menari di atas kertas putih,
Mengukir asa di tengah batin yang ratih,
Tentang perempuan yang tak boleh letih,
Mengejar ilmu meski jalan terasa perih.
”Habis Gelap Terbitlah Terang”,
Semboyan suci yang takkan pernah lekang,
Menembus mendung yang dulu menghalang,
Membawa fajar bagi jiwa yang terkekang.
Engkau adalah jembatan ilmu yang megah,
Melawan adat yang membelenggu langkah,
Agar puan tak lagi dipandang lemah,
Agar bangsa ini semakin merekah.
Kini namamu harum di seluruh negeri,
Menjadi kompas bagi setiap putri,
Bukan sekadar kebaya yang membalut diri,
Tapi kecerdasan yang memancar abadi.
Terima kasih, Ibu kita Kartini,
Api semangatmu tetap menyala di sini,
Membimbing kami meraih mimpi tertinggi,
Menjadi pelita di bumi pertiwi.



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!