Dari Doa Ujian hingga Hangatnya Syawalan: KUA Samigaluh Nyalakan Semangat Siswa dan Harmoni Sekolah

Kulon Progo (KUA Samigaluh) — KUA Samigaluh kembali menunjukkan peran strategisnya di tengah masyarakat melalui rangkaian kegiatan yang menyentuh langsung dunia pendidikan. Dalam tiga momentum berbeda, penyuluh agama hadir membawa energi motivasi, penguatan spiritual, dan nilai kebersamaan di sejumlah sekolah pada awal April 2026.

Pada Rabu (08/04/2026), suasana haru dan khusyuk terasa di SD N Sulur Sidoharjo. Mardani dan Muhyidin memimpin kegiatan motivasi dan doa bersama bagi siswa kelas VI yang akan menghadapi TKA SD. Dengan pendekatan yang komunikatif dan menyentuh, siswa diajak menata niat, memperkuat usaha, serta membangun keyakinan diri. Doa-doa yang dipanjatkan menjadi penenang sekaligus penyemangat, menguatkan bahwa setiap ikhtiar harus dibarengi tawakal.

Dua hari berselang, Jumat (10/04/2026), nuansa kebersamaan mengalir di SD N Banjarsari dalam kegiatan syawalan, halal bihalal, dan serah terima jabatan kepala sekolah. Rahmawati hadir menyampaikan pesan keagamaan yang menyejukkan, mengajak seluruh warga sekolah untuk menjadikan Syawal sebagai titik awal mempererat silaturahmi dan memperkuat budaya saling memaafkan. Momentum ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga ruang memperkokoh sinergi antarwarga sekolah.

Rangkaian kegiatan berlanjut pada Senin (13/04/2026) di SMA N 1 Samigaluh. Muhyidin kembali hadir pada syawalan yang dihadiri guru,komite sekolah, pembina ekstrakurikuler dan perwakilan osis,Pada kesempatan itu ia menekankan pentingnya kesinambungan berbuat kebaikan dan mempertahankannya sesudah ditarbiyah oleh bulan Ramadhan.

Kepala KUA Samigaluh, Satibi, S.H.I  menegaskan bahwa kehadiran penyuluh agama dan staf KUA di sekolah merupakan bagian dari komitmen KUA dalam mendukung penguatan karakter generasi muda, dan sekaligus menjadi wujud nyata pelayanan keagamaan yang adaptif, menyentuh, dan berdampak langsung. Dengan langkah nyata ini, KUA Samigaluh terus mengokohkan perannya bukan hanya sebagai lembaga layanan keagamaan, tetapi juga mitra pendidikan dalam membentuk generasi yang tangguh, berakhlak, dan siap menghadapi masa depan. (nur/dpj)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *