Dirjen Bimas Islam Kemenag RI Pantau Optimalisasi Bantuan Masjid At-Taqwa Bugel VIII

Kulon Progo (KUA Panjatan) – Masjid At-Taqwa Bugel VIII, Kapanewon Panjatan, menerima kunjungan penting dalam rangka monitoring dan evaluasi pada Selasa (28/04/2026) pagi. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan akuntabilitas dan efektivitas penggunaan bantuan yang telah disalurkan oleh Kementerian Agama.

Monitoring yang dipimpin langsung oleh Fathur Rozi (Kasubag TU Direktorat Urais dan Binsyar Kementerian Agama RI).Kedatangan tim didampingi langsung oleh jajaran Penyuluh Agama Islam KUA Panjatan, antara lain Mufti Amri, S.H.I., Kartiwin, S.Pd.I., M.S.I., Wisnu Murti, S.H.I., M.S.I., dan Nofianti, S.Pd.Si., M.Pd.

Rombongan disambut oleh Ketua Takmir Masjid At-Taqwa beserta jajaran pengurus dan jamaah setempat. Pertemuan yang berlangsung kekeluargaan ini difokuskan pada agenda Evaluasi Pasca Bantuan Masjid. Tim melakukan pengecekan terhadap realisasi fisik dan administrasi bantuan guna memastikan bahwa dana yang diberikan telah memberikan manfaat nyata bagi kenyamanan ibadah umat.

Kepala KUA Kapanewon Panjatan, H. Basid Rustami, S.Ag., secara terpisah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kegiatan monitoring ini. Beliau menekankan bahwa pengawasan langsung dari pusat merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap perkembangan sarana keagamaan di wilayah pedesaan.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Tim dari Direktorat Urais dan Binsyar. Evaluasi ini sangat penting agar tata kelola bantuan di Masjid At-Taqwa berjalan sesuai regulasi, transparan, dan akuntabel. Hal ini juga menjadi motivasi bagi takmir untuk terus memakmurkan masjid,” ujar Basid Rustami.

Kegiatan monitoring ini berkaitan erat dengan program Kementerian Agama RI dalam hal optimalisasi manajemen masjid dan penguatan tata kelola bantuan pemerintah. Sesuai dengan semangat Transformasi Digital dan Akuntabilitas yang diusung oleh Menteri Agama, setiap bantuan diharapkan tidak hanya terserap secara finansial, tetapi juga memiliki dampak signifikan terhadap pemberdayaan ekonomi dan spiritual berbasis masjid di tingkat lokal.

Dengan adanya evaluasi ini, diharapkan Masjid At-Taqwa Bugel VIII dapat menjadi contoh baik bagi masjid-masjid lain di wilayah Kulon Progo dalam hal pengelolaan bantuan yang profesional dan tepat sasaran. (win/dpj )

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *