Implementasi Ekoteologi, KUA Lendah Adakan Bimbingan Perkawinan Luar Kantor

Kulon Progo (KUA Lendah) – Dalam rangka implementasi asta protas kementerian agama RI dalam program ekoteologi yaitu memberikan teladan moral dan spiritual dalam menjaga kelestarian alam dan lingkungan, KUA menggelar Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Luar Kantor / Outdoor Edisi April 2026 dengan tema “Bimwin Healing : Tebar Manfaat Lewat Ikan, Bina Keluarga Sakinah Dan Maslahah” pada Senin (27/04/2026) pagi, di Embung Kedung Ingas Kwarakan Sidorejo Lendah.
Sebanyak 26 peserta calon pengantin turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan Bimwin Healing tersebut. Para peserta mendapatkan pembekalan komprehensif yang mencakup berbagai materi penting dalam mempersiapkan kehidupan rumah tangga dari 2 pemateri yaitu penyuluh agama KUA Wardani S.Ag dan Bidan KIA Puskesmas Lendah 2 Galuh.
Suasana meriah dalam bimwin healing ini dirasakan oleh seluruh peserta ditambah kegiatan yang dilaksanakan di luar ruangan/outdoor menambah suasana cair antara pemateri dan peserta. Dalam pemaparan nya Wardani membahas tentang membangun keluarga sakinah. “langkah-langkah implementatif seperti : pertama. Ta’aruf: Terus berupaya saling mengenal dan memahami kekurangan maupun kelebihan pasangan. Kedua. Tahaabbu: Menumbuhkan rasa saling mencintai secara berkelanjutan. Ketiga Ta’awun: Saling tolong-menolong dalam kebaikan dan ketakwaan, “pungkasnya.

Pemateri kedua Galuh membahas tentang kesehatan reproduksi bagi pasangan pengantin yang perlu mendapat perhatian. Ditemui di ruang kerjanya, Kepala KUA Lendah, Zamroni, S.Ag., M.S.I. menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan ini dengan lancar dan antusias. Ia menegaskan “Bimbingan perkawinan merupakan investasi nyata bagi terwujudnya keluarga yang sakinah, mawaddah dan rahmah serta maslahah,”ungkapnya
Terlebih kegiatan ini dilaksanakan di outdoor dusun Kwarakan memiliki banyak manfaat, “KUA harus berdampak tidak sekedar melakukan layanan publik urusan pernikahan semata akan tetapi dituntut memiliki jiwa moral dan kesadaran spiritual yang tercermin pada perilaku kerja sehari-hari yang berorientasi pada lingkungan (enviromental care)”pungkasnya. (ags/dpj).



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!