KUA Girimulyo Gelar Pertemuan Kaum Rois dan Halalbihalal

Kulon Progo (KUA Girimulyo) – Masih dalam nuansa Syawal, KUA Girimulyo menggelar pertemuan rutin bersama Kaum Rois se-Kapanewon Girimulyo yang dirangkai dengan kegiatan halalbihalal, Rabu (15/04/2026). Kegiatan ini berlangsung di Masjid Al-Hikmah, Sokomoyo, Jatimulyo.
Pertemuan kaum rois ini merupakan agenda rutin bulanan yang dilaksanakan sebagai sarana koordinasi, komunikasi, serta penguatan peran kaum rois dalam pelayanan keagamaan di masyarakat. Selain itu, momentum Syawal dimanfaatkan untuk mempererat jalinan silaturahmi dan saling memaafkan antar sesama.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan Asmaul Husna dan tahlil, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu “Ibu Kita Kartini” untuk memperingati Hari Kartini di bulan April ini sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa pahlawan perempuan Indonesia. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan ikrar syawalan, sambutan, pembinaan, tausiyah, doa, dan penutup.
Penyuluh Agama Fungsional KUA Girimulyo, Budi Riyanto, S.Ag., menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap peran kaum rois di masyarakat, dan menekankan pentingnya sinergi antara KUA dan kaum rois dalam memberikan pelayanan keagamaan kepada masyarakat. Ia mengajak seluruh kaum rois untuk membuka diri di era digitalisasi serta tetap menjaga kekompakan dalam menjalankan tugas.
Berikutnya tausiyah yang disampaikan oleh H. Jazari, S.Ag., mengajak jamaah untuk menjadikan momentum Syawal sebagai sarana memperbaiki diri dan memperkuat ukhuwah Islamiyah.
“Sesungguhnya orang bangkrut dari umatku ialah mereka yang datang pada hari kiamat dengan membawa amal kebaikan dari shalat, puasa, dan zakat. Tetapi mereka dahulu pernah mencaci maki orang lain, menuduh atau memfitnah orang lain, memakan harta orang lain, menumpahkan darah orang lain atau menganiaya orang lain. Maka kepada orang yang mereka sakiti itu diberikan pahala amal baik mereka; dan kepada orang yang lain lagi diberikan pula amal baik mereka. Apabila amal baik mereka telah habis sebelum hutangnya lunas, maka diambillah kesalahan orang yang disalahi itu dan diberikan kepada mereka; sesudah itu, mereka akan dilemparkan ke dalam neraka,” ujarnya dihadapan jamaah.
Ia menjelaskan bahwa hadis tersebut mengingatkan umat Islam agar tidak hanya fokus pada ibadah secara ritual, tetapi juga menjaga hubungan sosial dengan sesama. Kesalahan terhadap orang lain, seperti menyakiti, memfitnah, atau berbuat zalim, dapat menghapus pahala kebaikan yang telah dilakukan. Oleh karena itu, penting bagi setiap Muslim untuk menjaga lisan, sikap, serta segera meminta ridho & maaf serta memperbaiki hubungan dengan sesama.
Sementara itu, Kepala KUA Girimulyo, Ahmad Wadani, S.Ag., M.Pd., menyambut positif terselenggaranya kegiatan ini. “Kegiatan ini menjadi momentum yang sangat baik untuk memperkuat sinergi antara KUA dan kaum rois sebagai ujung tombak pelayanan keagamaan di masyarakat. Melalui pertemuan rutin dan halalbihalal ini, kami berharap kebersamaan dan kekompakan semakin terjalin sehingga pelayanan kepada umat dapat berjalan lebih optimal,” ungkapnya. (hdf/dpj)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!