KUA Nanggulan Buktikan WFH Bukan Penghalang: Layanan Publik Tetap Gaspol, Staf Turun Aksi PSN
KULON PROGO (KUA Nanggulan)– Kebijakan Work From Home (WFH) terbukti tidak mengurangi kualitas pengabdian Kantor Urusan Agama (KUA) Nanggulan. Pada Jumat (24/04/2026), instansi ini memastikan seluruh layanan vital tetap terbuka lebar bagi masyarakat, mulai dari pencatatan nikah, legalisir, hingga pengurusan duplikat buku nikah.
Kepala KUA Nanggulan, Jemino, S.H.I., M.H., menegaskan hal tersebut bahwa akses layanan publik adalah prioritas utama yang tidak boleh terhenti dalam kondisi apa pun. “Pelayanan di kantor tetap dibuka normal untuk menjamin masyarakat mendapatkan haknya secara cepat dan tepat,” ujarnya.
Sembari menjaga ritme layanan kantor, sebagian penyuluh dan staf justru terjun langsung ke lapangan dalam aksi Gerakan Serentak Pemberantasan Sarang Nyamuk (Gertak PSN) di Klajuran, Tanjungharjo. Penyuluh Agama, Humaidi Khoir, S.Sos., menjelaskan bahwa aksi ini adalah bentuk nyata dari nilai keimanan.
“Kebersihan adalah bagian dari iman. Ini bukan sekadar ritual, tapi ketaatan kepada Allah melalui perilaku menjaga kebersihan diri dan lingkungan,” tutur Humaidi.

Di lokasi yang sama, staf KUA Nanggulan, Kasidah, S.Pd., mengajak warga untuk lebih kreatif mengelola barang bekas agar tidak menjadi sarang nyamuk. Menurutnya, menjaga lingkungan yang sehat adalah cerminan disiplin dan tanggung jawab seorang Muslim.
Langkah progresif KUA Nanggulan ini menunjukkan bahwa transformasi sistem kerja baru justru memperluas jangkauan manfaat ASN bagi warga—baik melalui layanan administrasi yang efisien maupun aksi sosial yang berdampak langsung pada kesehatan masyarakat. (col/dpj)




Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!