KUA Nanggulan Lakukan Observasi Lapangan, Giatkan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

Kulon Progo (KUA Nanggulan) — Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Nanggulan, Jemino, S.H.I., M.H., bersama jajaran Penyuluh Agama Islam, melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) pemberdayaan masyarakat di Umbung jamur milik Anton.Krinjing,Jatisarono Selasa (28/4/2026).
Adapun tujuan monev adalah untuk mengumpulkan data serta mengukur kemajuan program, guna memastikan bahwa seluruh kegiatan berjalan sesuai rencana sekaligus menilai dampaknya terhadap masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala KUA Nanggulan, para penyuluh agama Islam, serta Anton selaku pemilik umbung
Dari unsur penyuluh, Rifki Maulana.S.Sos yang bertugas sebagai pendamping lapangan, menyampaikan bahwa monitoring ini merupakan tindak lanjut dari program penanaman talas dan nanas yang dilaksanakan beberapa bulan lalu.
“Beberapa bulan yang lalu kami memberikan bantuan bibit jamur di sini. Kini kami melakukan monitoring untuk mengukur kemajuan dari program pemberdayaan masyarakat ini. Apakah sudah sesuai dengan yang direncanakan atau belum,” ujar Rifki
Ia menambahkan bahwa dari hasil pantauan sementara, pertumbuhan tanaman menunjukkan perkembangan yang sangat baik. Selain itu, semangat Anton juga patut diapresiasi karena mereka rajin merawat tanaman tersebut.
“Harapannya, monev yang efektif ini dapat membantu peningkatan program pemberdayaan masyarakat dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat ke depan,” tegasnya.
Sementara itu, Bapak Anton menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas kunjungan dari tim KUA Nanggulan. Meskipun memiliki keterbatasan modal, ia tetap bersemangat merawat jamur sambil terus berdoa.

Namun demikian, ia juga menyampaikan kendala yang dihadapi, terutama dalam hal pemenuhan kebutuhan pupuk untuk tanaman. Keterbatasan kondisi ekonomi menjadi penghalang untuk membeli pupuk secara mandiri.
“Kami juga ada kendala untuk pemupukan, karena kurangnya kemampuan saya secara ekonomi untuk membelinya. Mudah-mudahan teman-teman dari KUA bisa membantu,” harapnya.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, KUA Nanggulan berkomitmen untuk terus hadir mendampingi masyarakat, termasuk kelompok difabel dan masyarakat dengan keterbatasan ekonomi, dalam setiap tahap program pemberdayaan. Harapannya, kolaborasi antara KUA dan masyarakat inklusif dapat terus berjalan dan membawa berkah bagi semua pihak. (col/dpj)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!