Pelita Madinahku KUA Galur: Kupas Kesempurnaan Islam Lewat Kisah Nabi Musa dan Khidir

Kulon Progo (KUA Galur) – Penyuluh Agama Islam KUA Galur, Mokhamad Yahya, S.Ag., tampil sebagai narasumber dalam kegiatan “Pelita Madinahku” yang diselenggarakan di Kapanewon Galur pada Senin, (6/4/2026) pagi.

Kegiatan yang diikuti oleh para pegawai Kapanewon Galur ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan penyampaian tausiyah singkat yang penuh makna dan inspirasi.

Dalam tausiyahnya, Mokhamad Yahya mengangkat tema yang begitu dalam dan menyentuh, yakni kisah perjalanan Nabi Musa AS berguru kepada Nabi Khidir AS. Melalui kisah tersebut, beliau menyampaikan pesan bahwa Islam adalah agama yang sangat sempurna — merangkum tiga dimensi kemanusiaan secara utuh: logika, emosi, dan intuisi.

“Islam tidak memangkas salah satu dari ketiga dimensi ini, justru Islam merangkumnya secara sempurna. Namun jika kita terlalu memanjakan salah satunya secara berlebihan, maka hakikat sejati dari ajaran Islam itu sendiri akan menjadi kabur,” ujar Mokhamad Yahya di hadapan para peserta.

Kegiatan “Pelita Madinahku” ini disambut antusias oleh para peserta yang hadir. Suasana penuh khidmat dan keakraban menyelimuti jalannya acara dari awal hingga akhir.

Kepala KUA Galur, H. Afwan Zuhdi, S.Ag., M.A., menyampaikan apresiasi dan rasa syukurnya atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kami sangat bersyukur dan mengapresiasi kegiatan Pelita Madinahku ini. Ini adalah wujud nyata sinergi antara KUA dan Kapanewon Galur dalam membangun karakter keagamaan para aparatur. ” ungkap Afwan Zuhdi.

Kegiatan “Pelita Madinahku” merupakan salah satu program pembinaan rohani yang diharapkan dapat menjadi sarana penguatan nilai-nilai keislaman di lingkungan pemerintahan, sekaligus mempererat hubungan antarlembaga dalam bingkai ukhuwah islamiyah. (amr/dpj)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *