Pembelajaran Berbasis Kompetisi, Ajang Persaingan Positif Siswa MIM Kenteng

Kulon Progo (MIM Kenteng) – Pembelajaran berbasis kompetisi aktif merupakan strategi yang menempatkan siswa dalam situasi yang menuntut mereka untuk saling berpacu dalam mencapai tujuan pembelajaran tertentu. Adapun kompetisi dilaksanakan pada Senin (13/4/2026) di ruang kelas madrasah.
Kepala MIM Kenteng, Murtana, S.Pd.I. mendukung kegiatan pembelajaran berbasis kompetisi. “Siswa kelas tinggi cenderung membutuhkan tantangan lebih untuk tetap fokus. Kompetisi memberikan alasan yang konkret bagi mereka untuk belajar lebih giat, baik demi meraih penghargaan (reward) karena berhasil menaklukkan tantangan,” jelas Kamad.
Guru MIM Kenteng, Rizco Ardian Saputro, M.Pd. menjelaskan kegiatan kompetisi siswa madrasah. “Adapun materi yang diangkat pada sesi kompetisi adalah mata pelajaran bahasa Indonesia. Siswa terbagi menjadi 6 kelompok. Nama kelompok menggunakan materi/kata yang ada hubungannya dengan Bahasa Indonesia,” ungkap Rizco.

“Nama kelompok diikuti dengan nama singkatan dari masing-masing siswa yang ada dalam 1 anggota tim. Adapun nama kelompokya antara lain Persuasi DHAZ, Deskripsi FEAS, argumentasi KAFE, Narasi AZA, Protagonis XANA, dan Sinonim LATAN. Skor yang diraih masing-masing tim akan diakumulasi dan dibuat peringkatnya,” tambah Rizco.
Siswa kelas VI, Fayi Naufal Afkar aktif dalam sesi kompetisi. “Kami dari kelompok Deskripsi FEAS bersaing dengan tim lain untuk menduduki peringkat tertinggi. Semua soal yang ada kami jawab bersama dalam platform online yang disediakan guru. Alhamdulillah kami mendapatkan peringkat 3 terbaik,” ujar Fayi. (ras/abi).
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!