Penyuluh KUA Pengasih Bedah Makna Istiqomah di Hadapan Kader PKK Kapanewon

Kulon Progo (KUA Pengasih) – Kehadiran Penyuluh Agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) Pengasih menjadi sentral dalam pertemuan rutin dan Syawalan Tim Penggerak (TP) PKK Kapanewon Pengasih, Sabtu (18/4/2026 di kantor kapanewon setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Penyuluh Agama, Luazizah, S.H.I., memberikan suntikan rohani mengenai pentingnya menjaga konsistensi ibadah pasca-Ramadan.
Acara yang berlangsung di aula Kapanewon ini dibuka dengan prosesi Ikrar Syawalan yang dipimpin oleh Khanifah Lillah Rohmah, A.Md., dan sambutan hangat dari Ketua TP PKK Kapanewon Pengasih Tri Widyastuti. Namun, suasana menjadi lebih khidmat saat memasuki sesi tausiyah yang mengupas tuntas filosofi bulan Syawal.
Dalam paparannya, Luazizah menekankan bahwa Syawal bukanlah sekadar bulan perayaan, melainkan bulan pembuktian. Ia menjelaskan tiga makna utama dari kata Syawal: Irtafa’ah (Peningkatan): Menunjukkan adanya kenaikan derajat spiritual dan kualitas diri. Ibtidail Khoir: Menjadi titik awal dalam memulai berbagai kebaikan baru di masyarakat. Istimror (Berkelanjutan): Pentingnya sifat istiqomah agar nilai-nilai Ramadan tetap terjaga sepanjang tahun.
Guna membekali para kader PKK agar tetap teguh dalam kebaikan, Luazizah merincikan lima langkah praktis untuk menjaga keistiqomahan: Pertama; Memperdalam Ilmu: Memahami landasan setiap ibadah agar tidak mudah goyah. Kedua; Meluruskan Niat: Memastikan seluruh aktivitas, termasuk pengabdian di PKK, bernilai ibadah. Ketiga; Membangun Lingkungan Positif: Saling menguatkan antar sesama kader dalam hal kebajikan. Keempat; Konsistensi dalam ketaatanl: Mengutamakan rutinitas ibadah meski dalam skala sederhana. Kelima; Kekuatan Doa: Senantiasa memohon ketetapan hati kepada Sang Pencipta.

Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga H., S.H.I., M.S.I., yang hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi tinggi atas peran aktif penyuluh di tengah organisasi kemasyarakatan seperti PKK. “Peran penyuluh agama sangat vital dalam menyentuh lapisan masyarakat melalui kelompok-kelompok seperti PKK. Materi tentang istiqomah ini sangat relevan agar semangat pengabdian para kader di Pengasih tetap stabil dan terus meningkat kualitasnya, sejalan dengan fungsi bimbingan dan penyuluhan yang kami jalankan,” tegas Rangga.
Kegiatan ini diharapkan mampu mempererat sinergi antara KUA dan PKK Kapanewon Pengasih dalam membangun mental spiritual masyarakat yang lebih kokoh.(lua/dpj)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!