Sinergi Strategis KUA Nanggulan: Lawan Stunting dan Perkuat Ekonomi Keluarga

Kulon Progo (KUA Nanggulan) – Kantor Urusan Agama (KUA) Nanggulan melakukan langkah progresif dengan memperkuat kolaborasi bersama pihak ketiga. Pada Kamis (02/04/2026), Kepala KUA Nanggulan, Jemino, S.H.I., M.H., secara resmi menggandeng Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) dan Yayasan Saemaul untuk menggarap dua isu krusial: kesehatan dan ekonomi.
Cegah Stunting Melalui Sustatin

Masalah stunting menjadi prioritas utama dalam kerja sama dengan PLKB. Melalui program Bimwin, KUA Nanggulan berkomitmen melakukan pencegahan dini bagi calon pengantin dan keluarga muda. Langkah ini diambil guna memastikan generasi masa depan di wilayah Nanggulan tumbuh sehat dan berkualitas.

Tak hanya urusan ibadah, KUA Nanggulan kini hadir sebagai solusi ekonomi. Berkolaborasi dengan Yayasan Saemaul, Jemino membidik pasangan yang memiliki usia pernikahan 1 hingga 5 tahun dalam program Pusaka Sakinah “Masa awal pernikahan adalah fase yang sangat rawan konflik ekonomi. Kami ingin masuk ke ruang publik untuk memberikan solusi nyata,” ujar Jemino.

Senada dengan hal tersebut, penyuluh agama KUA Nanggulan, Ngatijo.SE, menekankan bahwa kualitas kehidupan beragama berbanding lurus dengan kesejahteraan. Menurutnya, agama harus hadir di tengah masyarakat bukan sekadar ritual, melainkan sebagai penopang kekuatan ekonomi keluarga.

Melalui sinergi ini, KUA Nanggulan membuktikan diri sebagai institusi yang adaptif—tidak hanya melayani urusan administrasi nikah, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam meningkatkan taraf hidup dan kesehatan masyarakat. (col/dpj)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *