Upaya Tingkatkan Kreativitas Murid, Batik Musera Gunakan Media Tradisional

Kulon Progo (Musera) – MI Muhammadiyah Serangrejo (Musera) menggelar ujian praktik Seni dan Budaya dengan kegiatan unik dan kreatif. Hal ini sebagai upaya meningkatkan kreativitas para murid. Yakni membuat batik pada media kipas bambu dan kentongan. Kegiatan tersebut dilaksanakan Rabu (8/4/2026).

Guru Kelas Istiqomah, S.Pd. memberi arahan secara langsung agar murid-murid dapat memahami teknik membatik pada media yang berbeda. Seluruh murid kelas VI antusias mengikuti setiap tahapan ujian praktik.
Selain itu Isti juga menjelaskan proses pelaksanaan ujian. ”Batik tidak hanya dibuat di atas kain saja. Tetapi juga dapat memanfaatkan media alternatif berupa kipas dari bambu dan kentongan. Tahap awal kita persiapkan kipas dan kentongan. Kemudian kita menggambar pola, dilanjutkan mencanting, hingga proses pewarnaan,” jelasnya.

Inovasi ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas para murid. Sekaligus mengenalkan pemanfaatan bahan tradisional sebagai media seni. Kegiatan ini juga menjadi upaya untuk menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal sejak dini. Khususnya seni batik yang merupakan warisan budaya Indonesia.

Kepala Madrasah, Sumarsih, M.S.I. memberikan apresiasi tinggi terhadap pembuatan batik dengan media tradisional. ”Memanfaatkan media tradisional seperti kipas bambu dan kentongan sebagai wujud pelestarian budaya,” ujar Kamad.
Selama kegiatan berlangsung para murid terlihat sangat menikmati proses pembuatan batik. Beragam motif dan warna yang dihasilkan menunjukkan kreativitas dan imajinasi mereka yang berkembang dengan baik. (ist/abi).
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!