Akselerasi Sertifikasi, KUA Panjatan dan Zawa Dokumentasikan Tanah Wakaf

Kulon Progo (KUA Panjatan) – KUA Kapanewon Panjatan terus berkomitmen dalam menertibkan dan mengamankan aset-aset keagamaan di wilayahnya. Langkah konkret ini diwujudkan melalui pelaksanaan verifikasi fisik dan pengambilan foto lokasi tanah wakaf yang bertempat di Kalurahan Bugel, Kapanewon Panjatan, Kabupaten Kulon Progo, pada Rabu (20/5/2026) mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan turun lapangan ini dihadiri oleh Penyuluh Agama Islam KUA Panjatan, Mufti Amri, S.H.I., bersama Tim Penyelenggara Zakat dan Wakaf (Zawa) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo. Sinergi ini dilakukan untuk memastikan data administratif dan kondisi riil di lapangan berjalan sinkron.
Fokus utama agenda kali ini adalah melakukan pengambilan foto lokasi serta validasi batas-batas tanah wakaf. Pendokumentasian visual ini merupakan bagian dari prosedur penting dalam pengamanan aset wakaf agar memiliki kepastian hukum yang kuat dan menghindari potensi sengketa di masa mendatang. Foto lokasi yang akurat nantinya akan diintegrasikan ke dalam sistem digitalisasi data wakaf.

Kepala KUA Kapanewon Panjatan, H. Basid Rustami, S.Ag., memberikan apresiasi tinggi atas gerak cepat tim di lapangan. Beliau menegaskan bahwa sertifikasi dan pengamanan tanah wakaf menjadi salah satu prioritas KUA Panjatan guna memberikan rasa aman bagi para wakif maupun nazhir (pengelola) dalam memanfaatkan tanah tersebut untuk kemaslahatan umat.
Pelaksanaan foto lokasi tanah wakaf di Bugel ini berkaitan erat dengan program strategis Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), yaitu Program Akselerasi Sertifikasi Tanah Wakaf dan Digitalisasi Tata Kelola Wakaf.
Kemenag RI terus mendorong transformasi digital dan penataan aset keagamaan secara nasional agar lebih transparan, akuntabel, dan berkekuatan hukum tetap. Melalui langkah verifikasi fisik yang dilakukan KUA Panjatan bersama Zawa Kemenag Kulon Progo ini, diharapkan potensi ekonomi dan fungsi sosial dari tanah wakaf dapat dioptimalkan secara maksimal demi kesejahteraan masyarakat luas. (win/mel)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!