Budi Utomo dan Semangat Kebangkitan Nasional di Era Modern

Ridho Putra
Siswa MTsN 6 Kulon Progo
Tanggal 20 Mei diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional. Karena bertepatan dengan berdirinya Budi Utomo pada 20 Mei 1908. Organisasi ini didirikan oleh dr. Wahidin Sudirohusodo dan diketuai oleh dr. Soetomo. Kehadiran Budi Utomo menjadi tonggak awal tumbuhnya kesadaran nasional di Indonesia.
Tema resmi Hari Kebangkitan Nasional 2026 adalah Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara. Tema ini relevan jika direfleksikan dengan semangat awal Budi Utomo. Sejak awal, organisasi ini menjadikan pendidikan sebagai kekuatan utama perjuangan. Budi Utomo meyakini bahwa pendidikan adalah hak pokok yang wajib dimiliki seluruh masyarakat agar tercipta kemajuan sumber daya manusia dan kemajuan ekonomi.
Budi Utomo lahir dari gagasan anak muda. Yaitu dr. Soetomo dan teman-temannya. Hal ini membuktikan bahwa intelektualisme pemuda memiliki peran penting dalam memajukan pendidikan. Karena itu, Budi Utomo memberi perhatian besar pada pendidikan dan kemajuan kaum muda. Bagi organisasi ini, pemuda adalah aset berharga bagi masa depan bangsa.
Kelahiran Budi Utomo juga menjadi pendorong perjuangan melawan kebodohan, kemiskinan, serta upaya menjaga persatuan dan kesatuan di tengah arus disinformasi dan perbedaan. Melalui pendidikan dan persatuan, kondisi yang harmonis dan kesetaraan sosial dapat diwujudkan tanpa adanya diskriminasi dan kesenjangan di tengah masyarakat.
Hingga kini, semangat Budi Utomo terus hidup sebagai inspirasi bagi berbagai organisasi profesi dan kepemudaan. Nilai-nilai yang diperjuangkannya menarik perhatian generasi muda untuk ikut berpartisipasi bagi bangsa.
Oleh karena itu, di zaman modern ini para remaja perlu meneladani semangat perjuangan Budi Utomo. Dengan mengambil peran aktif dalam kebangkitan bangsa, generasi muda dapat mengantarkan Indonesia menuju masa depan yang maju, sejahtera, dan harmonis.



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!