KUA Kalibawang Perkuat Koordinasi Persiapan Kafilah MTQ Tingkat Kapanewon

Kulon Progo (KUA Kalibawang) – KUA Kapanewon Kalibawang bersama unsur pemerintah kapanewon, pemerintah kalurahan, dan lembaga pendidikan menggelar koordinasi persiapan pembinaan dan pengiriman kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), Jumat (22/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Riptaloka Kapanewon Kalibawang tersebut bertujuan memantapkan persiapan peserta MTQ dari Kapanewon Kalibawang pada sejumlah cabang lomba.
Hadir dalam kegiatan tersebut Panewu Kalibawang Drs. Agus Wiyono Raharjo, Panewu Anom Haryanto, S.Sos., M.A.P., jajaran KUA Kalibawang, yaitu Muhammad Labib, S.Ag., M.S.I., Akhiru Nurul Ummah, S.Sos.I., M.S.I., dan Muhammad Rofiq, S.Sos.I., serta para lurah se-Kalibawang. Turut hadir pula kepala sekolah dari SMK Ma’arif Kalibawang, SMK Muhammadiyah Kalibawang, SMA Kalibawang, dan MAN 3 Kulon Progo.
Dalam rapat koordinasi tersebut dibahas persiapan pembinaan dan seleksi peserta untuk empat cabang lomba, yakni tartil, tilawah, tahfidz, dan khat. KUA Kalibawang berperan dalam penguatan pembinaan keagamaan serta koordinasi dengan berbagai pihak guna mendukung kesiapan para peserta.
Panewu Kalibawang, Agus Wiyono Raharjo, menyampaikan pentingnya sinergi antarinstansi dalam mendukung pembinaan generasi Qurani di wilayah Kalibawang. Menurutnya, MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana membangun kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.
Sementara itu, Ketua LPTQ Kalibawang yang yang di wakili oleh Penghulu KUA Kapanewon Kalibawang, Muhammad Labib, S.Ag., M.S.I., mengatakan bahwa KUA berkomitmen mendukung pembinaan kafilah secara berkelanjutan. “Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam menyiapkan peserta yang tidak hanya memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami nilai-nilai yang terkandung di dalamnya,” ujarnya.
Ia berharap koordinasi yang terjalin dapat memperkuat pembinaan peserta MTQ serta meningkatkan prestasi kafilah Kalibawang pada tingkat berikutnya. Selain itu, keterlibatan sekolah, pemerintah kalurahan, dan tokoh masyarakat diharapkan mampu mendorong lahirnya generasi muda yang cinta Al-Qur’an dan berakhlak baik. (akh/mel)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!