Tingkatkan Kualitas Pelayanan, ASN KUA Pengasih Ikuti Pelatihan Kemahiran Berbahasa

Kulon Progo (KUA Pengasih) – Dalam upaya meningkatkan standar komunikasi formal dan kualitas administrasi di instansi pemerintah, Winardi, A.Md., Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Kantor Urusan Agama (KUA) Pengasih, terpilih menjadi salah satu peserta dalam kegiatan Peningkatan Kemahiran Berbahasa bagi Tenaga Administrasi pada Lembaga Pemerintah di DIY Tahun 2026.

Acara yang diinisiasi oleh Balai Bahasa Provinsi DIY ini diselenggarakan di Kabupaten Kulon Progo dengan menyasar para praktisi administrasi agar lebih mahir dalam penggunaan Bahasa Indonesia yang baik, benar, dan profesional.

Kegiatan ini diikuti oleh total 55 peserta, yang terdiri atas: 50 perwakilan dari berbagai Dinas di tingkat Kabupaten Kulon Progo dan 5 perwakilan dari lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo.

Berbeda dengan sosialisasi biasa, rangkaian kegiatan ini dirancang secara mendalam melalui tiga tahapan utama:
Pertama; Pembekalan Daring: Pendalaman materi teori bahasa secara virtual. Kedua; Pembekalan Luring: Praktik langsung dan diskusi tatap muka. Ketiga; Pendampingan (Daring & Luring): Proses asistensi berkelanjutan untuk memastikan penerapan kemahiran berbahasa dalam dokumen administrasi sehari-hari.

Winardi, A.Md., selaku peserta dari KUA Pengasih, menyampaikan apresiasinya atas kesempatan ini. Menurutnya, keterampilan berbahasa adalah aset penting dalam pelayanan publik. “Kegiatan ini sangat bermanfaat, terutama dalam penyusunan tata naskah dinas yang lebih tertib dan profesional. Bahasa yang tepat bukan hanya soal estetika, tapi juga soal kejelasan informasi kepada masyarakat,” ujar Winardi.

Senada dengan hal tersebut, Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga H.,S.H.I, M.S.I, memberikan dukungan penuh atas keterlibatan personelnya dalam agenda Balai Bahasa ini.

“Kami sangat mendukung partisipasi ini. Sebagai garda terdepan pelayanan keagamaan, kemampuan komunikasi dan administrasi yang mumpuni adalah keharusan. Harapannya, ilmu yang didapat Saudara Winardi bisa diimplementasikan dan ditularkan di lingkungan KUA Pengasih agar pelayanan kita semakin berkualitas,” ungkap Rangga.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan kualitas dokumen negara dan komunikasi birokrasi di wilayah Kabupaten Kulon Progo, khususnya di KUA Pengasih dan lingkungan Kemenag, menjadi lebih standar dan efektif sesuai dengan kaidah kebahasaan yang berlaku.(lua/mel)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *