Wujudkan Keluarga Samawa Melalui Kemandirian Ekonomi: KUA Nanggulan Dampingi Kebun Inklusi di Jatisarono

Kulon Progo (KUA Nanggulan) – Ketahanan keluarga tidak hanya dibangun di atas fondasi spiritual, tetapi juga kemandirian ekonomi. Memegang prinsip tersebut, Kepala KUA Nanggulan, Jemino, S.H.I., M.H., bersama jajaran penyuluh melakukan monitoring pemberdayaan ekonomi di kebun milik Nia, warga Tegal Warak, Jatisarono, Senin (04/05/2026).
Kebun ini menjadi istimewa karena dikelola dengan melibatkan para penyandang disabilitas sebagai tenaga kerja utama. Kunjungan ini bertujuan memastikan ketersediaan bibit talas dan nanas serta memberikan pendampingan teknis agar usaha pertanian tersebut terus berkembang.
Jemino menegaskan bahwa penguatan ekonomi umat adalah langkah strategis menuju keluarga yang Sakinah, Mawaddah, wa Rahmah (Samawa). “Peningkatan kesejahteraan bisa dicapai melalui kreativitas pengelolaan sumber daya lokal, seperti wirausaha ayam maupun ekonomi kreatif. Jika ekonomi kuat, lapangan kerja baru akan tercipta bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.
Penyuluh Agama, Ngatijo, S.E., menambahkan bahwa kolaborasi ini diharapkan mampu memicu kesadaran baru bagi warga Nanggulan. Menurutnya, kerja keras yang dipadukan dengan kemitraan lintas sektor adalah kunci kesejahteraan yang berkelanjutan.
Program tanam bersama difabel ini bukan sekadar aktivitas pertanian biasa, melainkan simbol keberpihakan KUA terhadap kelompok inklusi. Dengan memberikan ruang bagi penyandang disabilitas untuk berkarya, KUA Nanggulan berharap mereka dapat meningkatkan taraf hidup dan kepercayaan diri dalam membangun masa depan. (col/dpj)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!