Belajar Kepemimpinan dari Nabi, Pesan Penyuluh di Tasbih KUA Nanggulan

Kulon Progo (KUA Nanggulan) — Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Nanggulan kembali menggelar kegiatan rutin Tasbih (Tadabbur Safari Sholat Dhuhur Berjamaah dan Istiqomah) di Masjid Ta’zimah, Wiyu, Kembang, Nanggulan, pada Rabu (24/6/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala KUA, tim safari dhuhur, serta jamaah Masjid Ta’zimah.

Dalam sambutannya, Kepala KUA Kapanewon Nanggulan, Jemino, S.H.I., M.H.I., menyampaikan bahwa kegiatan Tasbih ini telah berjalan secara rutin dan bertujuan untuk menjalin silaturahim secara merata ke seluruh masjid di wilayah Kapanewon Nanggulan.

“Kegiatan ini sudah berjalan rutin untuk silaturahim secara merata ke masjid-masjid di wilayah Nanggulan. Sampai saat ini, sudah merata di semua kalurahan yang kami datangi,” ujar Jemino.

Setelah salat dhuhur berjamaah, acara dilanjutkan dengan kultum dan siraman rohani yang disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Nanggulan, Rifqi Maulana, S.Sos.

Dalam tausiahnya, Rifqi mengangkat tema tentang pasang surutnya iman dalam diri manusia. Ia mengingatkan bahwa iman itu naik turun seperti ombak lautan. Oleh karena itu, Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk berdoa ketika tahiyat akhir, memohon kepada Allah agar hati tetap teguh di atas agama-Nya.

“Iman itu naik turun seperti lautan. Maka Nabi menyuruh kita untuk berdoa ketika tahiyat akhir, ‘Ya Muqollibal qulubi tsabbit qolbi ‘ala dinik’ (Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu),” ujar Rifqi.

Ia juga menjelaskan bahwa pasangan dari iman adalah salat. Salat diperintahkan secara langsung oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW melalui peristiwa Isra’ Mi’raj. Awalnya, perintah salat adalah 50 waktu dalam sehari, namun Nabi Muhammad SAW terus memohon keringanan hingga akhirnya menjadi 5 waktu karena rasa sayang beliau kepada umatnya.

“Ini menjadi pelajaran berharga bagi para pemimpin di zaman sekarang. Ketika membuat kebijakan, harus berpikir panjang demi kemaslahatan umat, sebagaimana Rasulullah SAW yang selalu memperhatikan kondisi umatnya,” tegasnya.

Kegiatan Tasbih ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah. Takmir Masjid Ta’zimah menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kunjungan tim KUA Nanggulan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada KUA Nanggulan yang telah hadir di tengah-tengah kami. Semoga silaturahim ini terus berlanjut dan membawa berkah bagi seluruh jamaah dan masyarakat sekitar,” ujar perwakilan takmir Masjid Ta’zimah.

Melalui kegiatan Tasbih yang rutin digelar ini, KUA Nanggulan berkomitmen untuk terus mempererat hubungan dengan masyarakat lintas kalurahan di wilayah Kapanewon Nanggulan. (cho/mel)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *