DENDANG MANSAKU Melaju ke Final Festival Musikalisasi Puisi 2026, Siap Harumkan Kulon Progo di Tingkat DIY

Kulon Progo (MAN 1 KP) — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh MAN 1 Kulon Progo. Grup musikalisasi puisi madrasah, DENDANG MANSAKU, berhasil lolos sebagai finalis Festival Musikalisasi Puisi Tahun 2026 Kabupaten Kulon Progo dan berhak mewakili Kabupaten Kulon Progo pada ajang Festival Musikalisasi Puisi Tingkat Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa kreativitas, kerja keras, dan kolaborasi warga madrasah mampu menghasilkan karya seni yang berkualitas sekaligus berdaya saing. DENDANG MANSAKU tampil memukau melalui aransemen musik yang kuat, penghayatan puisi yang mendalam, serta kekompakan seluruh personel selama proses penampilan.
Festival Musikalisasi Puisi 2026 diselenggarakan secara daring (online) oleh Balai Bahasa Daerah Istimewa Yogyakarta bekerja sama dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia di setiap kabupaten/kota se-DI Yogyakarta. Rangkaian kompetisi berlangsung sejak April hingga Juni 2026, diikuti oleh SMA, MA, dan SMK dari berbagai daerah.
Pada kompetisi tersebut, DENDANG MANSAKU membawakan dua puisi, yaitu puisi wajib “Anak Laut” karya Asrul Sani dan puisi pilihan “Lautan Waktu” karya Sanusi Pane. Kedua puisi tersebut dikemas dalam balutan musik yang harmonis sehingga mampu menghadirkan interpretasi artistik yang menyentuh dan meninggalkan kesan mendalam bagi dewan juri.
Seluruh lagu dalam penampilan DENDANG MANSAKU diaransemen oleh Angga Dwi Kurnianto, S.Pd., yang juga membimbing para siswa selama proses latihan hingga produksi video lomba. Sentuhan aransemen yang memadukan unsur musikal modern dengan kekuatan makna puisi menjadi salah satu nilai lebih dalam penampilan tim.
Tim DENDANG MANSAKU diperkuat oleh para siswa berbakat, yakni:
- Amellia Mukti Rahayu (XI C) sebagai Vokal 1.
- Rania Shofiandita (X E) sebagai Vokal 2.
- Naufal Akhmad Zaki (XI C) sebagai Gitaris.
- Aisyah Kirani Putri (XI D) sebagai Bassis.
- Aurelia Malqitt (X E) sebagai Keyboardis.
Plt. Kepala MAN 1 Kulon Progo, Sihono Setyo Budi, S.Pd., M.Si., menyampaikan apresiasi yang tinggi atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi ini merupakan buah dari dedikasi siswa, pembimbing, serta dukungan seluruh keluarga besar madrasah.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas prestasi yang diraih DENDANG MANSAKU. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa peserta didik MAN 1 Kulon Progo tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu berprestasi di bidang seni dan budaya. Kami berharap tim dapat mempersiapkan diri lebih maksimal untuk mewakili Kabupaten Kulon Progo di tingkat Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Semoga mereka dapat memberikan penampilan terbaik dan kembali mengharumkan nama madrasah, daerah, serta dunia pendidikan madrasah.” Ujar Sihono
Keberhasilan DENDANG MANSAKU sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik MAN 1 Kulon Progo untuk terus mengembangkan potensi, kreativitas, dan bakat di berbagai bidang. Madrasah berkomitmen memberikan ruang seluas-luasnya bagi siswa untuk berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
Dengan lolosnya DENDANG MANSAKU ke tingkat provinsi, keluarga besar MAN 1 Kulon Progo berharap tim mampu mempertahankan performa terbaiknya dan membawa pulang prestasi yang lebih tinggi. Semangat berkarya, berkolaborasi, dan melestarikan sastra Indonesia melalui musikalisasi puisi diharapkan terus menjadi inspirasi bagi generasi muda. (nhd)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!