KUA Nanggulan Jemput Bola, Fasilitasi Ikrar Wakaf Cepat dan Tanpa Biaya

Kulon Progo (KUA Nanggulan) — Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Nanggulan kembali menunjukkan komitmen pelayanan publik yang inklusif melalui layanan jemput bola. Kepala KUA Nanggulan selaku Pejabat Pembuat Akta Ikrar Wakaf (PPAIW), Jemino, S.H.I., M.H.I., mendatangi langsung lokasi untuk memandu prosesi ikrar wakaf tanah pembangunan Musala At-Taqwa di Gendol, Banyuroto, pada Kamis (18/6/2026).
Langkah proaktif ini sengaja dilakukan untuk mempermudah masyarakat, terutama kelompok rentan seperti lansia dan penyandang disabilitas, agar tetap mendapatkan pelayanan prima tanpa harus datang ke kantor KUA.

Dalam prosesi yang berlangsung khidmat, Parinah bertindak sebagai wakif yang menyerahkan sebidang tanah kepada nadzir, disaksikan oleh Jemingin dan Nuryono sebagai saksi. Agenda ini juga dihadiri oleh Admin SIWAK Riska Dewi Puspitasari, S.Sos., Lurah Banyuroto, Dukuh Gendol, serta tokoh masyarakat setempat.
“Kami harapkan proses wakaf ini berjalan lancar agar tanah yang diwakafkan segera memberikan manfaat optimal bagi kepentingan keagamaan dan kemasyarakatan,” ujar Jemino.

Guna memberikan kepastian hukum, KUA Nanggulan berkolaborasi dengan Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Kulon Progo. Muhlisin Purnomo, S.Th.I., menegaskan bahwa pengurusan sertipikat tanah wakaf kini sepenuhnya gratis melalui program inovatif “Lawanku Kian Jadi Terpikat” (Layanan Wakaf Kulon Progo Kiat Andalan Sampai Jadi dan Terbit Sertipikat).
“Melalui loket prioritas di BPN Kulon Progo, proses sertifikasi bisa selesai paling cepat dua jam hingga maksimal satu bulan jika ada kendala administrasi,” jelas Muhlisin.
Setelah ikrar selesai, pihak KUA akan langsung mendaftarkan berkas ke kantor pertanahan. Langkah aktif ini diharapkan menjadi inspirasi bagi wilayah lain dalam mengelola wakaf secara profesional, amanah, dan berkekuatan hukum tetap.
Sementara itu, Parinah selaku wakif menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas kemudahan yang diberikan.
“Saya sangat bersyukur bisa mewakafkan tanah ini untuk Musala At-Taqwa. Prosesnya mudah dan tidak dipungut biaya sama sekali. Terima kasih kepada KUA Nanggulan yang sudah datang ke sini,” ungkap Parinah dengan haru. (cho/mel)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!