Pelita Madinahku, Kajian Kisah Nabi Musa AS Warnai Senin Pagi

Kulon Progo (KUA Galur) – Suasana Senin pagi di Kapanewon Galur terasa berbeda dari biasanya. Lantunan ayat suci Al-Qur’an mengawali hari kerja para pegawai setempat dalam kegiatan rutin Pelita Madinahku. Kegiatan yang menjadi agenda tetap setiap Senin pagi ini kembali dilaksanakan pada Senin (15/6/2026) di Kantor Kapanewon Galur.
Kegiatan diawali dengan tadarus bersama yang diikuti oleh seluruh pegawai Kapanewon Galur, menciptakan nuansa spiritual yang khidmat sebelum memulai aktivitas kedinasan. Tadarus bersama ini menjadi ciri khas Pelita Madinahku sebagai upaya membangun budaya religius di lingkungan pemerintahan.

Memasuki sesi pemaparan materi, Mokhamad Yahya, S.Ag., Penyuluh Agama Islam KUA Galur, melanjutkan kajian dari pekan sebelumnya mengenai kisah Nabi Musa AS. Dalam paparannya, beliau menguraikan babak kelam yang dialami Nabi Musa AS dan Nabi Harun AS akibat persekusi penguasa lalim Fir’aun. Keduanya dituduh hendak merebut kekuasaan, dicap sebagai tukang sihir, bahkan diancam akan mengusir Bani Israil dari tanah kelahiran mereka. Kisah ini disajikan secara reflektif sebagai cermin keteguhan iman dalam menghadapi fitnah dan kezaliman penguasa.

Kepala KUA Galur, H. Afwan Zuhdi, S.Ag., M.A., menyambut hangat terlaksananya kegiatan ini. Ia mengapresiasi semangat dan konsistensi seluruh peserta dalam menjaga keberlangsungan Pelita Madinahku sebagai ruang pembinaan rohani bersama.
“Alhamdulillah, kegiatan Pelita Madinahku ini terus berjalan dengan baik dan konsisten. Kami berharap melalui kajian rutin ini, para pegawai tidak hanya unggul dalam pelayanan publik, tetapi juga semakin kuat dalam pondasi spiritual dan keimanannya.” ujarnya. (ama/mel)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!