Sinergi Lintas Sektoral, KUA Panjatan Gelar Kerja Bakti Bersihkan Jalur Protokol Nagung

Kulon Progo ( Panjatan) – Dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mendukung program prioritas Kementerian Agama RI terkait kelestarian lingkungan dan penguatan moderasi beragama melalui aksi sosial, Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Panjatan turut serta dalam aksi nyata kerja bakti massal. Kegiatan bersih lingkungan ini difokuskan di sepanjang jalur utama Nagung hingga area pinggir jalan Kapanewon Panjatan, Kulon Progo, pada Selasa (7/6/2026) pagi.

Dimulai tepat pukul 08.00 hingga 10.00 WIB, aksi gotong royong ini menyasar pembersihan bahu jalan serta perapian pohon-pohon yang dinilai terlalu rimbun guna mengantisipasi potensi bahaya bagi pengguna jalan dan menjaga estetika kawasan kapanewon.

Kegiatan ini menjadi potret nyata solidnya koordinasi antar-instansi di wilayah Panjatan. Hadir langsung di lapangan mewakili KUA Panjatan, sejumlah Penyuluh Agama Islam fungsional di antaranya Mufti Amri, S.H.I., dan Wisnu Murti, S.H.I., M.S.I., bersama staf KUA Panjatan, Sunarta. Aksi ini juga diikuti secara kompak oleh segenap jajaran lintas sektoral di wilayah Kapanewon Panjatan.

Kepala KUA Kapanewon Panjatan, H. Basid Rustami, S.Ag., memberikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, keterlibatan aktif unsur KUA dalam agenda kemasyarakatan adalah wujud kehadiran negara di tengah-tengah warga.

“Kami sangat mengapresiasi semangat gotong royong ini. KUA tidak hanya melayani urusan administratif keagamaan, tetapi juga harus menjadi penggerak kemaslahatan umat, termasuk dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan fasilitas publik,” ujarnya.

Keterlibatan KUA Panjatan dalam kerja bakti ini merupakan implementasi nyata dari beberapa program strategis Kementerian Agama RI, antara lain:

Penyuluhan Berbasis Agama dan Lingkungan (Eco-Islam): Menegaskan peran Penyuluh Agama Islam dalam mengedukasi masyarakat bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah bagian dari manifestasi iman (khairunnas anfahum linnas). Revitalisasi KUA dan Penguatan Lintas Sektoral: Menempatkan KUA sebagai pusat simpul koordinasi yang aktif berkolaborasi dengan instansi lokal demi kesejahteraan wilayah masyarakat setempat. Aksi Nyata Moderasi Beragama: Mempererat tali silaturahmi, memupuk kepedulian sosial, dan membangun kebersamaan inklusif antar-instansi tanpa memandang sekat-sekat formal.(win/mel)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *