KUA Panjatan Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja dalam MPLS di SMK Ma’arif 3 Wates

Kulon Progo (KUA Panjatan) – Bertempat di Aula SMK Ma’arif 3 Wates, Penyuluh Agama Islam KUA Kapanewon Panjatan, Nofianti, S.Pd.Si., M.Pd., hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Rabu (15/7/2026) siang. Di hadapan para siswa baru, Nofianti menyampaikan materi krusial mengenai “Bimbingan Kesehatan Reproduksi Usia Remaja” demi membekali generasi muda dengan pemahaman yang sehat dan berakhlakul karimah.
Dalam paparannya, Nofianti menjelaskan secara komprehensif bahwa kesehatan reproduksi bukan sekadar bebas dari penyakit, melainkan suatu keadaan sejahtera yang utuh secara fisik, mental, dan sosial. Ia memaparkan empat poin utama yang wajib dipahami oleh remaja, yaitu pengenalan organ reproduksi, fase pubertas, membangun relasi yang sehat, serta pemahaman mengenai 12 hak seksual dan reproduksi remaja.
“Masa pubertas membawa perubahan fisik dan psikis yang nyata pada remaja. Oleh karena itu, sangat penting bagi anak-anakku sekalian untuk mengetahui cara merawat organ reproduksi dengan benar, menjaga diri dari risiko perilaku seksual menyimpang, serta membentengi diri dari berbagai bentuk kekerasan dalam pacaran (KDP),” ujar Nofianti di depan para peserta. Beliau juga mengaitkan materi tersebut dengan tuntunan agama melalui dalil Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 222 dan Surat An-Nur ayat 30-31 guna memperkuat karakter religius siswa.

Kegiatan yang berlangsung dari pukul 11.00 hingga 12.15 WIB ini berjalan dengan interaktif, diselingi sesi ice breaking serta beberapa aktifitas yang harus dikerjakan oleh siswa untuk menjaga konsentrasi para siswa baru.
Secara terpisah, Kepala KUA Kapanewon Panjatan, H. Basid Rustami, S.Ag., memberikan apresiasi penuh terhadap langkah progresif para penyuluhnya yang aktif turun ke lembaga pendidikan. Beliau menegaskan bahwa edukasi ini merupakan bagian dari komitmen KUA dalam menyiapkan generasi masa depan yang berkualitas.
“Kami dari pihak KUA Panjatan sangat mendukung penuh kegiatan bimbingan kesehatan reproduksi bagi remaja di sekolah-sekolah. Edukasi ini menjadi langkah preventif yang sangat penting agar anak-anak kita tidak terjerumus ke dalam pergaulan bebas, pernikahan dini, ataupun problematika seksual lainnya, sekaligus memastikan mereka tumbuh menjadi generasi yang sehat secara biologis dan matang secara spiritual,” tegas H. Basid Rustami.
Rangkaian sesi bimbingan ini ditutup dengan foto bersama serta pemberian informasi terkait pentingnya masa muda untuk belajar, bukan untuk pacara, dan pentingnya menjaga diri dari hal-hal yang belum seharusnya dilakukan. Melalui sinergi antara KUA Panjatan dan SMK Ma’arif 3 Wates ini, diharapkan para siswa baru dapat menjalani masa remaja mereka dengan bertanggung jawab serta fokus pada pencapaian prestasi akademik dan penguatan akhlak mulia. (nof/mel)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!