Partisipasi KUA Galur dalam MPLS, Sampaikan Bahaya Napza dan Sosialisasikan Rashdul Kiblat

Kulon Progo (KUA Galur) — Kantor Urusan Agama Kapanewon Galur melalui penyuluh agama islam turut serta berpartisipasi dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah yang diselenggarakan oleh SMP Negeri 1 Galur. Dalam kegiatan ini, KUA Kapanewon Galur berkesempatan menyampaikan materi edukatif kepada para peserta didik baru yang berlangsung pada Kamis, (16/7/2026), dan diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta didik baru SMP Negeri 1 Galur.

Penyuluh Agama Islam KUA Kapanewon Galur, Samsudin, S.Ag., menyampaikan materi bahaya napza bagi generasi muda dari sisi kesehatan, sosial, dan agama. Ia menjelaskan bahwa napza merusak organ tubuh, menurunkan daya pikir, memicu gangguan mental, serta berdampak buruk pada hubungan sosial. Dari sisi agama, ia menegaskan Islam melarang zat memabukkan karena bertentangan dengan prinsip menjaga jiwa dan akal (maqashid syariah). Ia mengajak siswa menjauhi pergaulan berisiko dan memperkuat iman serta akhlak sebagai pencegahan dini.

Pada sesi lain, Samsudin juga menyampaikan tentang Rashdul Kiblat, yaitu momen ketika matahari tepat berada di atas Ka’bah sehingga bayangan benda tegak lurus menunjukkan arah kiblat secara akurat. Fenomena yang terjadi dua kali setahun ini dapat dimanfaatkan untuk mengecek arah kiblat menggunakan alat sederhana. Materi ini bertujuan menambah wawasan ilmu falak siswa serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya ketepatan arah kiblat dalam salat.

Kepala KUA Galur, H. Afwan Zuhdi, S.Ag., M.A., mengapresiasi kesempatan yang diberikan pihak sekolah kepada KUA Galur untuk mengisi kegiatan MPLS tersebut. “Edukasi mengenai bahaya napza sejak dini sangat penting agar anak-anak memiliki benteng yang kuat, baik secara pengetahuan maupun keimanan, dalam menghadapi pergaulan yang semakin kompleks,” ujarnya. Ia menambahkan, sosialisasi Rashdul Kiblat juga penting untuk menumbuhkan kecintaan siswa terhadap Keilmuan Islam khususnya ilmu falak yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. (ama/mel)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *