Pembelajaran Mendalam, Siswa MI Muhammadiyah Nglinggo Praktik Ukur Pohon

Purworejo (MIMUGO) — MI Muhammadiyah Nglinggo terus menghadirkan pembelajaran yang bermakna melalui kegiatan di luar kelas. Pada Rabu (22/7/2026) murid kelas VI melaksanakan praktik pengukuran pohon di kawasan Glamping De Loano, Purworejo. Hal ini sebagai implementasi materi Matematika tentang keliling, diameter, dan jari-jari lingkaran.
Dengan memanfaatkan pohon sebagai objek pembelajaran, para siswa mengukur keliling batang menggunakan meteran. Kemudian menghitung diameter dan jari-jari berdasarkan hasil pengukuran. Kegiatan tersebut memberikan pengalaman belajar secara langsung. Sehingga konsep Matematika yang dipelajari menjadi lebih mudah dipahami.

Wali Kelas VI, Sigit Untoro, S.Pd.I. mengatakan bahwa pembelajaran kontekstual menjadi salah satu cara efektif untuk memperkuat pemahaman murid. “Melalui praktik langsung, murid tidak hanya memahami rumus secara teori. Tetapi juga mengetahui bagaimana konsep keliling, diameter, dan jari-jari diterapkan pada objek nyata. Pembelajaran seperti ini membuat mereka lebih aktif, kritis, dan antusias dalam belajar,” ujar Sigit Untoro.
Salah seorang murid kelas VI, Yuanita mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut karena memberikan pengalaman belajar yang berbeda dari biasanya. “Saya senang bisa belajar Matematika langsung di alam. Mengukur pohon bersama teman-teman membuat saya lebih mudah memahami cara mencari diameter dan jari-jari. Belajarnya jadi seru dan tidak membosankan,” ungkap Yuanita.

Sementara itu Kepala MI Muhammadiyah Nglinggo, Budiyanto, S.Pd.I. menyampaikan dukungannya terhadap pembelajaran di luar kelas sebagai bagian dari penerapan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) yang kini menjadi salah satu arah pengembangan pendidikan.
“Madrasah mendukung berbagai inovasi pembelajaran yang memberikan pengalaman nyata kepada murid. Pembelajaran di luar kelas seperti ini sejalan dengan konsep Pembelajaran Mendalam. Karena murid tidak hanya menguasai pengetahuan. Tetapi juga mengembangkan keterampilan berpikir, berkolaborasi, memecahkan masalah, serta mengaitkan materi pelajaran dengan kehidupan sehari-hari,” jelas Budiyanto.
Melalui kegiatan ini MI Muhammadiyah Nglinggo berharap murid tidak hanya memperoleh hasil belajar yang optimal. Ttetapi juga memiliki pengalaman belajar yang menyenangkan, bermakna, dan mampu menumbuhkan rasa ingin tahu terhadap lingkungan sekitar. (bdy/abi).
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!