PMBM MAN 1 Kulon Progo 2026/2027 Capai 92 Persen Kuota, Didominasi Pendaftar DIY

Kulon Progo (MAN 1 KP) — Pelaksanaan Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) MAN 1 Kulon Progo Tahun Pelajaran 2026/2027 menunjukkan hasil yang positif. Dari total 206 pendaftar, sebanyak 176 calon murid dinyatakan diterima sesuai kuota yang tersedia. Jumlah tersebut telah memenuhi 92 persen dari target kuota penerimaan yang ditetapkan sebanyak 192 peserta didik.

Data PMBM juga menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap MAN 1 Kulon Progo sebagai salah satu madrasah unggulan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Selain berasal dari berbagai jalur seleksi, para pendaftar juga datang dari sejumlah daerah di dalam maupun luar Pulau Jawa.

Berdasarkan jalur penerimaan, jalur reguler masih menjadi pilihan terbanyak dengan 121 siswa (68 persen). Selanjutnya disusul jalur minat sebanyak 26 siswa (15 persen), jalur prestasi nonakademik 11 siswa (6 persen), jalur afirmasi 11 siswa (6 persen), jalur tahfidz 4 siswa (2 persen), dan jalur prestasi akademik 3 siswa (2 persen).
Sementara itu, berdasarkan asal domisili, mayoritas calon murid berasal dari Daerah Istimewa Yogyakarta, yakni sebanyak 185 orang (90 persen). Pendaftar dari Jawa Tengah tercatat 3 orang (1 persen), Jawa Barat 2 orang (1 persen), DKI Jakarta 1 orang (0,5 persen), luar Pulau Jawa 5 orang (2 persen), sedangkan 10 orang (5 persen) tidak mencantumkan domisili pada saat pendaftaran.

Plt. Kepala MAN 1 Kulon Progo, Sihono Setyo Budi, S.Pd., M.Si., menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan masyarakat yang kembali memilih MAN 1 Kulon Progo sebagai tempat melanjutkan pendidikan putra-putri mereka.
“Alhamdulillah, animo masyarakat terhadap PMBM MAN 1 Kulon Progo tahun ini tetap tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap kualitas layanan pendidikan di madrasah terus terjaga. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh calon murid dan orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada MAN 1 Kulon Progo.” Ungkap Sihono

Menurut Sihono, variasi jalur penerimaan menjadi wujud komitmen madrasah dalam memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada calon peserta didik yang memiliki potensi dan keunggulan di berbagai bidang.
“Kami berupaya menghadirkan sistem penerimaan yang inklusif melalui berbagai jalur seleksi, baik akademik, nonakademik, tahfidz, afirmasi, maupun jalur minat. Dengan demikian, setiap calon murid memiliki kesempatan untuk menunjukkan potensi terbaiknya sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.” Tambahnya

Ia juga menilai persebaran asal pendaftar menjadi indikator bahwa MAN 1 Kulon Progo semakin dikenal tidak hanya oleh masyarakat di wilayah Kulon Progo dan DIY, tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia.
“Meskipun mayoritas pendaftar berasal dari DIY, kami juga menerima pendaftar dari Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta, hingga luar Pulau Jawa. Hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran, pelayanan, dan pembinaan karakter sehingga MAN 1 Kulon Progo semakin dipercaya sebagai madrasah yang unggul dan berdaya saing.” Ujar beliau

Dengan berakhirnya proses PMBM, MAN 1 Kulon Progo kini bersiap menyambut peserta didik baru Tahun Pelajaran 2026/2027. Berbagai program pengenalan lingkungan madrasah, pembinaan karakter, penguatan budaya belajar, serta pengembangan prestasi akademik dan nonakademik telah disiapkan untuk mendukung lahirnya generasi madrasah yang unggul, religius, berprestasi, dan berwawasan global. (mar)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *