Tim Bimas Islam Kemenag Gelar Monev di KUA Nanggulan, Apresiasi Kinerja dan Sosialisasi Rashdul Kiblat

Kulon Progo (KUA Nanggulan) — Tim Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) di Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Nanggulan, pada Kamis (9/7/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag KP, H. M. Qomaruzzaman, S.Ag., M.S.I., beserta jajaran, serta seluruh pegawai KUA Nanggulan. Dari hasil pemeriksaan berkas administrasi, tim monev menilai bahwa pengelolaan dokumen di KUA Nanggulan sangat baik dan rapi.

Dalam arahannya, Qomaruzzaman mengingatkan tentang fenomena Rashdul Qiblat atau Istiwa’ Azam yang akan terjadi pada tanggal 15-16 Juli 2026. Ia menghimbau agar KUA Nanggulan mensosialisasikan peristiwa ini kepada masyarakat, terutama jamaah majelis taklim melalui para penyuluh agama Islam.

“Rashdul Qiblat adalah posisi matahari yang berada tepat di atas Ka’bah. Pada saat itu, masyarakat bisa memperbaiki posisi arah kiblat secara mandiri, baik dari rumah maupun tempat ibadah,” jelas Qomaruzzaman.

Ia juga memberikan apresiasi terhadap kegiatan positif KUA Nanggulan yang dinilai cukup aktif dalam memberikan pelayanan dan pembinaan keagamaan di tengah masyarakat.

Sementara itu, Kepala KUA Kapanewon Nanggulan, Jemino, S.H.I., M.H.I., menyampaikan bahwa dalam beberapa bulan terakhir ini, pihaknya sedang “panen” pelayanan ikrar wakaf dengan setidaknya 7 proses ikrar wakaf yang sedang berjalan.

“Bulan-bulan ini kami panen akan pelayanan ikrar wakaf, setidaknya ada 7 proses ikrar wakaf. Kami juga menggerakkan penyuluh untuk aktif mensosialisasikan Rashdul Qiblat kepada masyarakat,” ujar Jemino.

Ia juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan keagamaan di wilayah Kapanewon Nanggulan.

Melalui monev ini, diharapkan sinergi antara Kemenag KP dan KUA Nanggulan semakin erat, serta pelayanan kepada masyarakat terus meningkat. (cho/mel)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *