Tingkatkan Nasionalisme, KUA Lendah Beri Kajian Wawasan Kebangsaan pada Makesta

Kulon Progo (KUA Lendah) — Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Lendah memberikan kajian wawasan kebangsaan dalam kegiatan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) yang diselenggarakan secara kolaboratif oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU Lendah, Galur, dan Sentolo. Kegiatan berlangsung pada Sabtu (4/7/2026) malam di Pondok Pesantren Rodlotul Anwar, Sanden, Sidorejo, Lendah, Kulon Progo.

Kajian dalam rangka pengkaderan pelajar nahdliyin ini diikuti 40 peserta, dengan metode ceramah-klasikal. Kegiatan ini diharapkan memberikan kemaslahatan kebangsaan bagi para pelajar nahdliyin yang mengikuti Makesta ini.

Hadir sebagai narasumber, Penyuluh Agama KUA Lendah, Alfaenawan, S.H. memaparkan elaborasi urgensi wawasan kebangsaan. “Kita sebagai warga negara Indonesia tentunya wajib memahami tanah airnya sendiri, identitas bangsanya sendiri. Anda juga tahu, masyarakat Indonesia termasuk masyarakat yang plural, multikultural, keberagaman ini jika tidak dimanajemen dengan baik akan berpotensi konflik & clash,” paparnya.

“Wawasan Kebangsaan seringkali dimaknai sebagai paradigma, cara pandang terhadap identitas bangsa, keanekaragaman budaya Indonesia, serta seluruh elemen yang berkaitan tanah air Indonesia. Indonesia. Terdapat 4 pilar Dasar Negara: Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, 4 Pilar ini menjadi pedoman dasar dalam bernegara,” pungkasnya.

Para peserta Makesta cukup antusias dalam mengikuti rangkaian acara pengkaderan. Kepala KUA Lendah, Zamroni, S.Ag., M.S.I turut mendukung sinergi KUA dengan kegiatan ormas keagamaan, agar pemahaman keagamaan dapat diimplementasikan dengan baik oleh kalangan nahdliyin. “Kami berharap dengan adanya keterlibatan penyuluh agama dalam kegiatan ormas yang dalam hal ini IPNU-IPPNU bisa membantu kita untuk bisa saling belajar, bertukar pikiran, sehingga pemahaman keagamaan dan kebangsaan bisa terinternalisasi secara optimal oleh para generasi muda,” pungkasnya. (ags/alf/mel).

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *