Uji Publik MTsN 4 Kulon Progo Prioritaskan Dinamika Pembelajaran KBC-Deep Learning
Kulon Progo (MTsN 4 KP) Kurikulum MTsN 4 Kulon Progo 2026 Resmi Uji Publik, Senin (6/7/2026) di Ruang Pertemuan LAB IPA madrasah setempat. Hadir dalam uji publik tersebut, Kasi Dikmad Kementerian Agama Kulon Progo M. Dwi Putranto, S.Pd., M.Pd. dan juga pengawas madrasah Barokatus Solikah, S.Ag.,M.S.I. Tak hanya perwakilan Dikmad, uji publik juga dihadiri oleh guru, tenaga kependidikan, komite, perwakilan orang tua murid, dan juga OSIM sebagai perwakilan murid.

Kasi Dikmad menekankan bahwa Kurikulum MTsN 4 Kulon Progo harus berpedoman pada KMA 1503 tahun 2025 tentang kurikum RA,MI, MTs, dan MA. Ia berharap dokumen kurikulum yang telah direview dan telah melewati uji publik, dapat diunggah ke website madrasah, agar dapat dijadikan acuan oleh pihak-pihak terkait. “Kurikulum yang dijalankan harus berdasarkan kontrak prestasi, sehingga akan terlihat hasilnya dan dapat dijadikan sebagai pertimbangan dalam penyusunan kurikulum waktu yang akan datang.
Lebih penting dari semua itu, menjadi PR bagi guru untuk menjalankan proses pembelajaran secara dinamis dan terintegrasi dengan KBC, serta bersifat mendalam, ” tegasnya. Ia pun mengapresiasi perkembagan MTsN 4 KP yang senantiasa berprestasi dan dibuktikan dengan tetap menjadi instansi pendidikan yang dipercaya oleh masyarakat.
Sementara itu kepala madrasah Hj. Asnah Al-Amien, S.Ag., M.S.I., senada dengan Kasi Dikmad menyatakan bahwa kurikulum MTsN 4 KP mengacu pada regulasi serta analisis animo dan kebutuhan masyarakat. “Uji publik ini menjadi salah satu jembatan untuk membawa sinergi yang berkelanjutan. Kami sangat menghargai masukan positif untuk sempurnanya kurikulum MTsN 4 Kulon Progo 2026,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut waka kurikulum Ambar Suryaningsih, S.Pd. memaparkan runtut dan detail kurikulum 2026, termasuk adanya program baru yang ditawarkan bagi murid kelas VII, yakni adanya Kelas Seni Budaya dan Sastra. “Semoga ini menjadi salah satu motivasi bagi para murid untuk mengembangkan diri dan menempa diri sesuai dengan talenta juga karakteristik Jatimulyo sebagai Desa Mandiri Budaya maupun Desa Pariwisata,” jelas Ambar.
Di akhir sesi, perwakilan komite, orang tua, dan murid juga berkesempatan menyampaikan tanggapan dan juga aspirasinya. Dukungan datang dari komite yang berharap program prestasi senantiasa dibarengi dengan indeks iman dan takwa yang tinggi. Sementara itu wakil murid menyampaikan berbagai aspirasi terkait kemajuan sarpras untuk menunjang prestasi baik di bidang seni maupun olah raga. (siw/don)




Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!