Wujudkan Ekoteologi, KUA Nanggulan Gelar Aksi Bersih Lingkungan Lewat Gemah Asri

Kulon Progo (KUA Nanggulan) — Semangat menjaga kelestarian bumi diwujudkan secara nyata oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Nanggulan melalui kegiatan rutin Gemah Asri (Gerakan Jumat Aman, Sehat, Resik, dan Indah) pada Jumat (3/7/2026).

Kegiatan ini bukan sekadar agenda kebersihan biasa. Sembari jalan sehat, jajaran penyuluh agama Islam, penghulu, staf KUA, hingga pegawai Kapanewon Nanggulan, PLKB, dan kader bahu-membahu memungut sampah di sepanjang rute dari halaman Kapanewon hingga Jembatan Garuda.

Panewu Nanggulan, Drs. Sri Wahyuniarto, M.A., memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi gerakan ini. Ia menekankan bahwa Gemah Asri menjadi sarana efektif untuk menjaga kesehatan jasmani dan rohani, sekaligus mempererat tali silaturahmi antarinstansi.

“Kegiatan ini membuktikan bahwa kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Panewu.

Kepala KUA Kapanewon Nanggulan, Jemino, S.H.I., M.H., menambahkan bahwa lingkungan yang asri adalah cerminan dari kualitas pelayanan publik yang prima.

“Pelayanan yang baik tidak hanya ditunjukkan melalui sikap ramah dan profesional, tetapi juga melalui lingkungan yang bersih, sehat, dan menyenangkan. Kami ingin masyarakat merasa nyaman saat datang ke KUA,” ujar Jemino.

Lebih dari itu, Gemah Asri merupakan implementasi nyata dari konsep ekoteologi. KUA Nanggulan mengajak seluruh pegawai memaknai perawatan lingkungan sebagai tanggung jawab moral sekaligus amanah sebagai khalifah di muka bumi. Langkah kecil memungut sampah ini diharapkan menjadi warisan kebaikan bagi generasi mendatang.

Dengan memadukan pelayanan humanis dan komitmen pelestarian lingkungan, KUA Nanggulan terus berupaya menghadirkan layanan yang tidak hanya profesional, tetapi juga penuh kehangatan bagi seluruh warga. Semangat menjaga bumi pun diharapkan mampu menjadi budaya yang mengakar, baik di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat luas. (cho/mel)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *