Wujudkan Madrasah Ramah Anak, MTsN 1 Kulon Progo Gelar Sosialisasi Anti-Bullying

Kulon Progo (MTsN1KP) – MTsN 1 Kulon Progo menegaskan komitmennya sebagai Madrasah Ramah Anak (MRA) dengan mengadakan sosialisasi anti-perundungan (anti-bullying) pada Selasa (14/7/2026) bertempat di musala madrasah. Kegiatan yang diikuti seluruh murid kelas IX MTsN 1 Kulon Progo ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan madrasah yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan bagi seluruh siswa.
Guru Bimbingan dan Konseling (BK) MTsN 1 Kulon Progo, Erlina Anjarsari, S.Pd. hadir sebagai pembicara utama untuk memberikan edukasi langsung mengenai bahaya perundungan dan menjelaskan secara rinci jenis-jenis perundungan.
“Perundungan dapat terjadi secara verbal dan nonverbal. Contoh perundungan verbal adalah mengejek fisik atau memanggil dengan nama orang tua. Perundungan nonverbal seperti mengucilkan teman dari pergaulan, menyebarkan rumor jahat, gosip, atau fitnah yang tidak benar. Korban perundungan bisa mengalami trauma atau yang lebih parah adalah mengalami gangguan mental,” tutur Erlina.
Selain itu ia juga memberikan perhatian khusus pada maraknya fenomena cyber bullying atau perundungan digital di kalangan remaja saat ini. “Media sosial harus digunakan dengan bijak. Bukan untuk menyebarkan foto aib teman di grup WhatsApp atau menulis komentar-komentar jahat yang dapat membuat orang merasa trauma. Bentuk kejahatan digital ini bisa saja berhadapan langsung dengan hukum yang berwenang,” tambah Erlina.
Melalui sosialisasi ini pihak madrasah berharap para siswa dapat saling menghormati dan menjaga lisan mereka dalam berinteraksi. Kegiatan ini memiliki komitmen agar seluruh warga madrasah aktif untuk melaporkan dan mencegah segala bentuk penindasan bullying demi mewujudkan Madrasah Ramah Anak. (naf/abi).
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!