Asah Kemampuan Literasi, Murid Kelas VI Musera Praktik Cerita

Kulon Progo (Musera) – Murid kelas VI MI Muhammadiyah Serangrejo (Musera) mengikuti pembelajaran Bahasa Indonesia dengan materi Menceritakan Kembali, pada Kamis (27/8/2026) siang. Kegiatan yang berlangsung di ruang kelas VI ini dirancang untuk mengasah kreativitas, daya simak, serta keberanian berkomunikasi di depan publik sejak usia sekolah dasar.

Guru Kelas VI Musera, Istiqomah, S.Pd., menerapkan metode menyimak aktif dalam sesi pembelajaran kali ini. Proses belajar diawali dengan pembacaan sebuah teks cerita oleh guru. Kemudian diresapi dan dituangkan kembali secara tertulis oleh anak-anak sebelum dipresentasikan secara lisan.

”Hari ini anak-anak belajar menceritakan kembali sebuah kisah yang mereka dengar. Saya membacakan teks cerita terlebih dahulu. Anak-anak dituntut mendengarkan dengan cermat. Setelah itu menuliskan poin-poin pentingnya dengan bahasa sendiri. Selanjutnya maju satu per satu untuk presentasi menceritakan kembali di depan kelas. Metode ini sangat efektif untuk melatih fokus menyimak sekaligus melatih rasa percaya diri anak dalam berbicara,” urai Isti.

Model pembelajaran interaktif yang berpusat pada murid (student centered learning) ini mendapat dukungan penuh dari manajemen madrasah. Kepala Madrasah, Sumarsih, M.S.I., menegaskan bahwa model pembelajaran aktif seperti ini sangat dibutuhkan untuk membangun karakter anak.

“Kami sangat mendukung penuh model pembelajaran yang komunikatif dan berpusat pada keaktifan anak seperti ini. Pembelajaran Bahasa Indonesia tidak boleh hanya sekadar teori atau membaca dalam hati. Dengan langsung mempraktikkan presentasi, anak-anak belajar berpikir kritis, menyusun gagasan, dan berani tampil. Ini adalah modal penting bagi pembentukan karakter dan kompetensi mereka di masa depan,” tegas Kamad.

Suasana kelas pun menjadi sangat hidup dan kompetitif secara positif berkat antusiasme tinggi dari para murid. Salah satu murid, Hafiza Khaira Lub’na tampak sangat bersemangat hingga mengacungkan tangan paling awal agar mendapat kesempatan pertama untuk tampil di depan teman-temannya.

”Belajar hari ini seru banget. Saya sangat senang dan presentasi duluan di depan kelas. Menyenangkan sekali dapat menceritakan kembali cerita yang tadi dibacakan guru pakai gayaku sendiri. Saya tambah percaya diri,” kata Lub’na. (ist/abi).

#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *