Edukasi Sejak Dini, Murid Kelas III Musera Terima Sosialisasi Stunting dan Vitamin

Kulon Progo (Musera) – Murid kelas III MI Muhammadiyah Serangrejo (Musera) mendapatkan sosialisasi penting mengenai pencegahan stunting dan pentingnya konsumsi vitamin. Hal ini guna membangun generasi muda yang sehat dan bebas dari masalah gizi, Kegiatan edukatif ini diinisiasi oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST), yakni Fifi Raudhatul Khopipah dan Cerya Salentia Banyo, pada Senin (10/8/2026) siang.
Sosialisasi yang berlangsung interaktif di dalam ruang kelas ini dikemas dengan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami oleh anak-anak. Salah satu pemateri, Fifi Raudhatul Khopipah, menjelaskan secara rinci mengenai pengertian stunting serta memberikan tips praktis untuk menjaga pertumbuhan tubuh yang ideal.
”Stunting adalah kondisi di mana pertumbuhan tubuh anak menjadi terhambat atau lebih pendek dari usianya akibat kekurangan gizi dalam waktu lama. Cara menghindarinya adalah dengan rajin memakan makanan bergizi seperti sayur, buah, dan ikan, rajin berolahraga, serta rutin meminum vitamin agar daya tahan tubuh kita selalu kuat,” jelas Fifi.
Kegiatan positif yang dibawa oleh para mahasiswa ini mendapat sambutan hangat serta apresiasi tinggi dari pihak manajemen madrasah. Kepala Musera, Sumarsih, M.S.I., menyatakan bahwa kolaborasi dengan pihak kampus seperti ini sangat membantu program kesehatan yang ada di madrasah.

”Kami sangat mengapresiasi sosialisasi yang dilaksanakan oleh adik-adik KKN UST ini. Edukasi mengenai stunting dan pemenuhan vitamin sangat penting ditanamkan sejak dini agar anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan sadar akan pentingnya pola hidup bersih dan sehat,” ujar Kamad.
Para murid kelas III terlihat sangat antusias mengikuti jalannya sosialisasi. Terutama saat sesi tanya jawab mengenai jenis-jenis makanan sehat. Salah satu murid Musera, Annajmutstsa’qib Fauziah mengaku sangat gembira bisa belajar hal baru bersama para mahasiswa KKN melalui kegiatan yang seru ini.
”Saya merasa senang sekali mendapatkan sosialisasi ini karena bisa mengerti makanan apa saja yang sehat untuk tubuh. Ini menjadi pengalaman dan ilmu baru buat saya agar nanti di rumah bisa lebih rajin minum vitamin dan makan sayur bersama teman-teman,” ungkap Fauziah.
Melalui sinergi antara MI Muhammadiyah Serangrejo (Musera) dan tim KKN UST ini diharapkan mata rantai masalah gizi buruk dapat diputus sejak tingkat sekolah dasar. Selain menambah pengetahuan mandiri bagi para murid, pihak madrasah juga berharap informasi berharga ini dapat diteruskan kepada orang tua di rumah agar komitmen menjaga asupan nutrisi anak dapat berjalan beriringan demi masa depan generasi penerus bangsa yang lebih berkualitas. (ist/abi).
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!