Guru Musera Hadiri Workshop Bersama Tokoh Nasional, Kawal RUU Sisdiknas

Yogyakarta (Musera) – Jum’at (21/8/2026), Guru MI Muhammadiyah Serangrejo (Musera), Istiqomah, S.Pd., menghadiri Workshop Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas) di Sahid Raya Hotel & Convention Yogyakarta. Acara ilmiah ini mengusung tema Mengkaji Kesetaraan Perlakuan Negara terhadap Seluruh Penyelenggara Pendidikan.
Pertemuan strategis ini turut dihadiri oleh para tokoh penting, termasuk Dr. Abdul Qohar dan Habib Syarief Muhammad Al-Aydrus yang ikut mengawal jalannya diskusi kebijakan tersebut.
Hadir sebagai narasumber utama, Anggota Komisi VIII DPR-RI , Dr. KH. Maman Imanulhaq, M.M. Dalam paparannya, ia melempar pemantik diskusi mengenai urgensi regulasi baru tersebut. Ia menjelaskan bahwa pembaruan regulasi sangat krusial. Karena undang-undang sebelumnya telah lama menjadi fondasi utama yang mengikat sistem pendidikan nasional secara menyeluruh.

”RUU ini penting. Karena UU Nomor 20 Tahun 2003 telah menjadi dasar Sistem Pendidikan Nasional kita. Namun dinamika zaman menuntut adaptasi. Kita harus memahami bahwa prinsip dasar pendidikan saat ini bergerak dinamis di lingkungan keluarga, madrasah, sekolah, pesantren, masyarakat, hingga ruang digital,” jelas Maman.
Lebih lanjut Maman menegaskan beberapa poin krusial yang wajib dikawal bersama demi keadilan sistem pendidikan. ”Hal yang harus dijaga ketat adalah kesetaraan hak, kekhasan pendidikan agama, kemandirian pesantren, kualitas pendidikan, serta perlindungan lembaga dan peserta didik. Ingat, guru adalah jantung pendidikan. Semua guru memiliki martabat yang sama sebagai pendidik bangsa. Baik mereka yang mengajar di madrasah, sekolah, rumah, maupun di lingkungan masyarakat,” tambahnya.

Kepala Madrasah, Sumarsih, M.S.I., memberikan dukungan penuh atas keterlibatan aktif tenaga pendidiknya dalam forum nasional ini. ”Kami sangat mendukung keikutsertaan guru dalam workshop regulasi skala nasional seperti ini. Kehadiran Musera di sini sangat penting untuk memastikan suara madrasah didengar. Sekaligus membawa pulang ilmu baru yang dapat meningkatkan kualitas pengajaran serta martabat profesi guru di lembaga kami,” ungkap Kamad. (ist/abi).
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!