Kreatif Tanpa Batas, Murid Musera Buat Kolase

Kulon Progo (Musera) – Murid Kelas VI MI Muhammadiyah Serangrejo (Musera) mendapatkan pelatihan membuat kerajinan kolase dari mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) pada Kamis (20/8/2026) siang. Kegiatan seni ini bertujuan untuk mengasah kreativitas dan motorik halus anak melalui pemanfaatan bahan-bahan di sekitar mereka. Seluruh murid kelas VI berkumpul di ruang kelas dengan membawa berbagai perlengkapan dan bahan dekorasi yang telah disiapkan.

Dua mahasiswa KKN UST, Adam Alif Setiawan dan Plendi Pinco Tuna Rina bertindak sebagai pemateri yang memandu jalannya workshop seni tersebut secara bergantian. Adam menjelaskan secara rinci pengertian kolase, variasi bahan yang bisa digunakan, serta teknik dasar pembuatannya agar menghasilkan karya yang indah. ”Kolase ini melatih kreativitas tanpa batas. Di mana adik-adik bisa memanfaatkan bahan alam seperti biji-bijian, daun kering, hingga kertas bekas menjadi karya seni yang bernilai estetika tinggi,” jelas Adam.

”Hari ini kita akan menggunakan kertas yang sudah tidak berguna, yakni koran dan majalah,” tambahnya.

Aktivitas kreatif yang melibatkan tangan dan imajinasi anak-anak ini mendapat apresiasi tinggi serta sambutan hangat dari pihak manajemen madrasah. Kepala Madrasah, Sumarsih, M.S.I., menyatakan bahwa kegiatan seni seperti ini sangat efektif untuk menyegarkan pikiran anak di sela-sela rutinitas belajar. ”Kami sangat mengapresiasi pelatihan pembuatan kolase ini karena mampu memicu daya imajinasi anak. Sekaligus mengajarkan mereka memanfaatkan bahan ramah lingkungan menjadi barang seni,” ujar Kamad.

Suasana kelas berubah menjadi penuh warna dan keceriaan saat para murid mulai menempelkan bahan-bahan pilihan mereka ke atas kertas pola. Salah satu murid Kelas VI, Vadilla Pandu Puspitasari mengaku sangat senang dan menikmati setiap proses menyusun elemen kolase miliknya.
”Pelatihan ini seru banget. Karena saya bisa bebas berkreasi menempel kertas sesuai warna yang aku suka, dan hasilnya bisa dipajang di kelas nanti,” kata Pandu.

Melalui pelatihan ini diharapkan para murid kelas VI semakin termotivasi untuk menciptakan karya seni inovatif secara mandiri di rumah. Seluruh rangkaian acara pengabdian masyarakat dari KKN UST ini berlangsung dengan sukses, tertib, dan ditutup dengan pembersihan sisa bahan bersama-sama. (ist/abi).
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *