KUA Lendah Gelar Pelatihan Pemulasaran Jenazah di Dusun Sempu Bumirejo

Kulon Progo (KUA Lendah) — KUA Lendah menyelenggarakan pelatihan pemulasaran jenazah bagi masyarakat di kediaman Kepala Dukuh Sempu, Bumirejo, Lendah, Danang, Kamis (13/8/2026) siang.

Sebanyak 25 peserta mendapatkan materi lengkap, mulai dari tata cara memandikan, mengafani, hingga melaksanakan salat jenazah sesuai tuntunan syariat.

Danang menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan membekali warga agar siap melakukan perawatan jenazah saat dibutuhkan.

Ceramah dan praktik perawatan jenazah disampaikan Penyuluh Agama Islam KUA Lendah, Wardani, S.Ag., dan Mujahidin, S.Pd.I., bersama mahasiswa PPL dari UIN Alauddin Makassar.

Wardani mengajak jemaah memahami bahwa hukum mengurus jenazah seorang muslim adalah fardu kifayah, yaitu kewajiban yang dibebankan kepada seluruh umat Islam di suatu wilayah, namun gugur bagi yang lain apabila sudah ada sebagian yang melaksanakannya.

Selanjutnya, praktik pemulasaran jenazah dipandu Mujahidin. Ia menjelaskan bahwa terdapat empat tahap dalam perawatan jenazah, yaitu memandikan, mengafani, menyalatkan, dan menguburkan.

“Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan sesaat setelah kematian, sebelum jenazah dimandikan, yaitu memejamkan mata jenazah yang masih terbuka sambil mendoakannya, mengikat dagu ke kepala agar mulut tidak terbuka, melenturkan persendian tubuh yang kaku, menumpuk pakaian tipis di atas perutnya, serta menutup seluruh tubuh jenazah dengan kain jarik atau kain panjang,” ujar Mujahidin.

Kegiatan di Pedukuhan Sempu ini mendapat apresiasi Kepala KUA Lendah, Zamroni, S.Ag., M.S.I.

“Saya sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan ini agar masyarakat dapat terus meningkatkan iman dan takwa sebagai benteng menjaga kerukunan di masyarakat, sekaligus mampu melaksanakan fardu kifayah,” ujar Zamroni. (gus/mel)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *