KUA Nanggulan Jaring Pengusaha Bengkel dan Tukang Kayu untuk Program PEU

Kulon Progo (KUA Nanggulan) — Dalam rangka memastikan penyaluran bantuan Program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) tepat sasaran, Kantor Urusan Agama (KUA) Nanggulan melaksanakan kegiatan verifikasi dan pendataan calon penerima manfaat di wilayah Kalurahan Banyuroto dan Tanjungharjo, pada Rabu (29/7/2026).
Kegiatan yang dikemas dalam bentuk asesmen lapangan ini bertujuan untuk mencocokkan data calon penerima dengan kebutuhan riil di lapangan, sekaligus memastikan kesesuaian kriteria yang telah ditetapkan. Sasaran program ini dikhususkan bagi para pemuda pelaku usaha jasa bengkel dan tukang kayu yang sedang merintis usaha namun terkendala modal.
Pelaksana kegiatan selaku PIC PEU KUA Nanggulan, Andri Kusmunanto, S.Pd.I., menyampaikan bahwa survei ini merupakan langkah awal untuk memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran.
“Survei ini untuk memastikan kesesuaian agar bisa sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh penerima. Kami fokus kepada pemuda yang mau bangkit berjuang untuk keluarga dan agama. Jadi sasaran kami memang pemuda-pemuda yang sedang merintis usaha tapi punya keterbatasan dana. Kami akan bantu dengan program sinergi antara KUA, Garazawa, dan BAZNAS,” ujar Andri.
Ia juga menambahkan bahwa aspek penilaian tidak hanya dilihat dari sisi ekonomi semata, tetapi juga dari sisi spiritualitas calon penerima.

“Kami lihat banyak sebenarnya orang-orang yang mau berusaha. Tidak hanya aspek ekonomi yang kami timbang, tetapi juga aspek-aspek lain seperti bagaimana keseriusan yang bersangkutan dalam ibadahnya, seperti sholat berjamaah, puasa, dan zakatnya,” tegasnya.
Salah satu calon penerima manfaat, Slamet Riyanto, mengungkapkan rasa syukur dan optimismenya atas program ini.
“Saya sangat bersyukur ada program seperti ini. Selama ini saya hanya bisa bertahan dengan peralatan seadanya di bengkel kecil saya. Dengan adanya bantuan ini, saya berharap bisa menambah peralatan dan mengembangkan usaha saya. Saya juga berterima kasih karena KUA tidak hanya melihat kemampuan usaha saya, tetapi juga memperhatikan ibadah saya. Ini memotivasi saya untuk terus meningkatkan kualitas diri, baik dalam bekerja maupun beribadah,” ujar Slamet Riyanto dengan penuh harap.
Melalui verifikasi dan pendataan ini, KUA Nanggulan berkomitmen untuk terus mendampingi para pelaku usaha muda di wilayah Kapanewon Nanggulan, serta memastikan program pemberdayaan ekonomi umat dapat berjalan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran demi terciptanya kemandirian ekonomi berbasis nilai-nilai keagamaan. (cho/mel)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!